Kelola Sampah dari Rumah, Salatiga Gencarkan Gerakan Satu Rumah Satu Komposter

  • 08 Jul 2026 22:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Salatiga – Pemerintah Kota Salatiga menggencarkan gerakan satu rumah satu komposter sebagai upaya mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya. Program tersebut menjadi salah satu strategi utama untuk mendorong masyarakat mengelola sampah organik secara mandiri di lingkungan rumah tangga.

Gerakan itu disosialisasikan Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan saat Safari Kelurahan di Tegalrejo, Rabu, 8 Juli 2026. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin pemerintah kota untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyampaikan program prioritas kepada masyarakat.

Menurut Robby, produksi sampah di Kota Salatiga yang mencapai sekitar 80 hingga 140 ton per hari perlu diatasi dari hulu melalui keterlibatan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah memilih memperkuat budaya memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah dibanding mengandalkan pengolahan di hilir.

Selain gerakan satu rumah satu komposter, Pemkot Salatiga juga mendorong penerapan satu rumah satu biopori. Kedua program tersebut diharapkan mampu mengurangi volume sampah organik sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Wali Kota juga menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup memberikan pendampingan teknis kepada warga dalam pembuatan biopori dengan memanfaatkan barang bekas. Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi inovasi RW 09 Kelurahan Tegalrejo yang mengubah tabungan sampah plastik menjadi investasi emas.

Selain pengelolaan sampah, Robby memperkenalkan program ketahanan pangan melalui gerakan menanam padi lahan kering di dalam pot, galon, maupun ember. Program percontohan tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada pertengahan Juli dengan pendampingan dari Dinas Pertanian.

Pemerintah Kota Salatiga juga terus memperluas layanan internet murah dan gratis bagi masyarakat serta pelaku UMKM. Rumah Dilan akan dioptimalkan sebagai pusat pelatihan produk unggulan daerah, sementara pertunjukan seni dan budaya lokal dijadwalkan berlangsung setiap Sabtu untuk menghidupkan ruang publik.

Mengakhiri kunjungannya, Wali Kota meminta jajaran kelurahan terus memperkuat pengawasan wilayah serta memastikan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berjalan optimal. Ia berharap seluruh program prioritas pemerintah dapat terlaksana melalui partisipasi aktif masyarakat demi mewujudkan Salatiga yang bersih, mandiri, dan berkelanjutan. (eka)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....