Yoyok Riyo Sudibyo: Media Sosial Jadi Ancaman Penggerusan Nilai Pancasila

  • 23 Jun 2026 13:34 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Yoyok Riyo Sudibyo Ingatkan Ancaman Penggerusan Nilai Pancasila lewat Medsos
  • Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, MPR RI

RRI.CO.ID, Pekalongan - Anggota MPR RI Yoyok Riyo Sudibyo mengingatkan para orang tua agar lebih aktif mengawasi penggunaan media sosial dan internet oleh anak-anak. Menurutnya, tantangan terhadap nilai-nilai Pancasila saat ini tidak lagi datang melalui konflik fisik, melainkan melalui arus informasi dan pengaruh pemikiran yang beredar di ruang digital.

Pesan tersebut disampaikan Yoyok saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama orang tua dan wali murid di SMP Negeri 3 Batang, Selasa 23 Juni 2026. Dalam kegiatan itu, Yoyok menegaskan bahwa pendidikan moral dan nilai-nilai Pancasila harus ditanamkan sejak usia dini sebagai fondasi dalam membentuk karakter generasi muda di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi.

Menurutnya, kemajuan teknologi digital telah membawa banyak manfaat bagi masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan akses informasi. Namun di sisi lain, perkembangan tersebut juga menyimpan ancaman apabila tidak disikapi dengan bijak.

“Penggerusan nilai-nilai Pancasila saat ini tidak dilakukan melalui perang fisik, tetapi melalui pemikiran yang masuk lewat media sosial dan internet. Karena itu, pendidikan moral Pancasila kepada anak-anak harus diperkuat sejak kecil,” ujar Yoyok.

Ia menilai keluarga memiliki peran utama dalam membentengi anak dari berbagai pengaruh negatif yang berpotensi muncul di dunia maya. Orang tua diminta tidak hanya memberikan akses teknologi kepada anak, tetapi juga melakukan pendampingan dan pengawasan secara aktif.

Menurut Yoyok, banyak konten digital yang dapat memberikan manfaat positif bagi perkembangan anak. Namun tidak sedikit pula informasi yang berpotensi menanamkan nilai-nilai yang bertentangan dengan karakter bangsa apabila dikonsumsi tanpa filter.

Karena itu, ia mengajak para orang tua untuk lebih selektif dalam mengawasi tontonan maupun aktivitas digital anak-anak mereka sehari-hari. “Orang tua harus mampu memilah dan menyaring apa yang ditonton anak-anaknya, jngan sampai teknologi yang seharusnya menjadi sarana belajar justru menjadi pintu masuk lunturnya nilai-nilai kebangsaan,” katanya.

Yoyok menegaskan, Empat Pilar MPR RI harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Keempatnya meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sementara itu, para orang tua dan wali murid menyambut positif sosialisasi tersebut. Mereka mengaku semakin menyadari pentingnya peran keluarga dalam menghadapi tantangan era digital yang berkembang sangat cepat.

"Kami cukup prihatin dengan masifnya penggunaan gawai dan media sosial di kalangan anak-anak. Menurut kami kemajuan teknologi ibarat dua mata pisau yang dapat memberikan manfaat besar, namun juga berpotensi menimbulkan dampak negatif apabila tidak diawasi dengan baik," ujar salah satu orang tua murid, Nur Hidayat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....