Program Waras Ekonomi Hadirkan Ekosistem Digital untuk Pelaku UMKM di Semarang

  • 01 Jun 2026 13:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Pemerintah Kota Semarang menghadirkan Program Waras Ekonomi sebagai upaya memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini menghadirkan ekosistem digital yang mengintegrasikan berbagai layanan pendampingan usaha dalam satu platform.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengatakan Program Waras Ekonomi dirancang untuk membantu UMKM berkembang secara lebih terarah, terintegrasi, dan mudah diakses. "Program ini bukan sekadar pendataan UMKM, tetapi bagaimana pemerintah hadir mendampingi pelaku usaha agar benar-benar berkembang dan memiliki akses pasar yang lebih luas," ujarnya di Balai Kota Semarang, Senin, 1 Juni 2026.

Menurutnya, program tersebut hadir untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha kecil yang selama ini masih menghadapi kendala dalam memperoleh pembinaan dan pemasaran secara berkelanjutan. Pemerintah ingin memastikan setiap UMKM memperoleh layanan sesuai kebutuhan dan potensi usahanya.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilibatkan sesuai tugas masing-masing. Dinas Komunikasi dan Informatika melakukan sensus serta pendaftaran UMKM, sedangkan Dewan Kerajinan Nasional Daerah(Dekranasda) bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro melakukan kurasi serta klasifikasi produk.

Sementara itu, Dinas Perdagangan menyediakan fasilitas showcase produk untuk membantu promosi UMKM. Seluruh katalog produk nantinya juga terintegrasi secara daring sehingga lebih mudah diakses masyarakat.

Program Waras Ekonomi menerapkan alur pembinaan yang sistematis. Pelaku UMKM akan melalui tahapan sensus, klasifikasi, kurasi, hingga pencocokan program dan peluang usaha melalui skema business matching dengan mitra yang relevan.

Sebagai pusat layanan, Pemkot Semarang juga menyiapkan platform digital Waras Ekonomi yang dapat diakses melalui warasekonomi.semarangkota.go.id. Platform tersebut akan menjadi ruang kolaborasi antara UMKM, organisasi perangkat daerah, dan mitra usaha dalam proses pendampingan dan pengembangan usaha.

Agustina menegaskan sektor UMKM merupakan salah satu penopang utama perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, Pemkot Semarang ingin memastikan pelaku usaha tidak berjalan sendiri dalam mengembangkan usahanya.

"Pemkot Semarang ingin UMKM tumbuh bersama. Pemerintah hadir bukan hanya memberi program, tetapi juga membuka jalan agar usaha warga semakin maju, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga," ucap Agustina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....