Menjaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara

  • 20 Mei 2026 08:32 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan kembali semangat perjuangan Budi Utomo pada tahun 1908.

Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah, Imam Teguh Purnomo, menegaskan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari kesadaran kecil untuk membawa bangsa ini menjadi lebih maju, mandiri, dan bermartabat. "Kita sadar bahwa bangsa ini harus maju, harus mandiri dan tentunya juga harus bermartabat," ujar Imam saat dialog bersama Pro 1 RRI Semarang. (20/05/2026)

Tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini telah bergeser dari perjuangan fisik melawan penjajah menjadi perjuangan menghadapi permasalahan sosial yang kompleks. Bangsa Indonesia kini harus bersiap melawan ancaman disintegrasi, seperti hoaks, disinformasi, rendahnya kepercayaan publik, hingga pudarnya nilai-nilai kebangsaan. Menurut Imam, esensi kebangkitan saat ini adalah membangkitkan optimisme rakyat.

" yang paling penting bagaimana kita membangkitkan kembali optimisme rakyat terhadap negara," tambahnya.

Memasuki era persaingan global, tantangan terbesar bagi generasi muda adalah keterbatasan lapangan kerja dalam menyongsong Indonesia Emas. Pemuda dituntut untuk tidak hanya bergantung pada ketersediaan lowongan pekerjaan di instansi pemerintah maupun swasta, melainkan harus mampu berinovasi.

"Anak-anak muda bagaimana mereka atau dia bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri," jelas Imam mengenai kemandirian ekonomi.

Selain kemandirian ekonomi, penguasaan terhadap teknologi digital juga menjadi kunci utama yang harus dimiliki oleh generasi masa kini. Kemajuan digitalisasi yang terus berubah setiap harinya harus dimanfaatkan secara positif agar tidak menjadi bumerang bagi persatuan bangsa.

Fenomena generasi muda yang memilih menetap di luar negeri setelah menyelesaikan studi juga menjadi perhatian serius bagi DPRD Jawa Tengah. Penguatan edukasi mengenai nasionalisme dan sejarah bangsa dinilai perlu ditingkatkan kembali di dalam kurikulum pendidikan formal.

Melalui penguatan nilai-nilai kebangsaan tersebut, diharapkan generasi muda memiliki rasa tanggung jawab moral yang tinggi untuk membangun tanah airnya sendiri. Semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pemantik bagi para pemuda untuk kembali dan berkontribusi nyata demi kedaulatan negara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....