Gerakkan Pertanian Modern, Petani Muda Jadi Harapan Hadapi Tantangan El Nino
- 28 Apr 2026 20:33 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang- Peran generasi muda semakin penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, termasuk ancaman El Nino yang berdampak pada sektor pertanian. Dengan kemampuan adaptasi dan penguasaan teknologi yang lebih baik, petani milenial diharapkan menjadi motor penggerak pertanian modern.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, De Francisco Da Silva Tavares, menyebut jumlah petani muda di Jawa Tengah cukup besar dan menjadi potensi strategis. “Petani milenial dan generasi Z jumlahnya sekitar 625 - 630 ribu orang, tersebar di berbagai subsektor pertanian,” ujarnya dalam Dialog Semarang Menyapa Pro 1 RRI Semarang, Selasa, 28 April 2026.
Menurutnya, generasi muda memiliki keunggulan dalam penguasaan teknologi dibandingkan petani generasi sebelumnya. Hal ini menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan El Nino yang menuntut efisiensi dan inovasi di sektor pertanian.
Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi seperti sistem pemantauan berbasis satelit hingga irigasi modern dapat membantu petani mengelola lahan secara lebih presisi. Teknologi tersebut memungkinkan pemantauan kondisi lahan, umur tanaman, hingga kebutuhan air secara berkala.
“Dengan teknologi, kita bisa memantau kondisi lahan dari satelit, bahkan setiap 15 hari. Pengambilan keputusan bisa lebih tepat,” ucapnya.
Selain itu, konsep pertanian cerdas atau smart farming juga terus didorong untuk diadopsi oleh petani muda. Integrasi antara tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, hingga peternakan menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan produktivitas lahan yang semakin terbatas.
Francisco menilai, keterbatasan lahan di Pulau Jawa justru menjadi peluang bagi generasi muda untuk berinovasi. Dengan pendekatan berbasis teknologi, lahan yang sempit tetap dapat menghasilkan nilai ekonomi yang optimal.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarpetani dalam mengelola lahan secara lebih efektif. “Karena lahan semakin kecil, kolaborasi menjadi sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi,” ungkapnya.
Dengan dukungan teknologi dan kolaborasi yang kuat, petani milenial diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan El Nino. Pemerintah pun optimistis generasi muda dapat menjadi kunci masa depan pertanian yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....