Ibu Rumah Tangga Jadi Penggerak Utama Bank Sampah di Lingkungan

  • 27 Apr 2026 19:18 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Peran ibu rumah tangga dinilai menjadi kunci dalam pengelolaan bank sampah di tingkat lingkungan. Selain mengelola sampah domestik, mereka juga aktif menggerakkan partisipasi warga untuk memilah sampah dari rumah.

Ketua pengelola bank sampah di wilayah RT 03 RW 03 Kelurahan Candi, Kota Semarang, Asih, menyampaikan, mayoritas nasabah aktif berasal dari kalangan perempuan, khususnya ibu rumah tangga. Mereka dinilai lebih konsisten dalam melakukan pemilahan sampah.

“Ibu rumah tangga punya peran penting. Mereka yang paling dekat dengan aktivitas pengelolaan sampah di rumah,” ujarnya, Senin, 27 April 2026.

Menurutnya, kebiasaan memilah sampah dari dapur menjadi langkah awal. Upaya ini dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Selain berdampak pada kebersihan lingkungan, keberadaan bank sampah juga memberikan manfaat ekonomi. Sampah yang telah dipilah dapat ditabung dan dikonversi menjadi nilai rupiah.

Salah satu nasabah, Sari, mengaku rutin menyetorkan sampah botol, plastik dan kardus setiap bulan sekali. Hasil tabungan tersebut dimanfaatkan untuk menambah pendapatan keluarga.

“Memang tidak besar, tapi cukup membantu. Yang penting lingkungan jadi lebih bersih dan mengurangi limbah," katanya.

Pengelola juga menyebut, para ibu rumah tangga berperan sebagai agen edukasi di lingkungan masing-masing. Mereka aktif mengajak tetangga dan anggota keluarga untuk mulai memilah sampah.

Upaya ini dinilai sejalan dengan penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Dengan keterlibatan aktif warga, terutama perempuan, bank sampah diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengurangi beban TPA.

Dengan peran aktif ibu rumah tangga, bank sampah tidak hanya menjadi sarana pengelolaan lingkungan. Akan tetapi, juga mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Aritsu)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....