Menteri Wihaji Pastikan Makan Bergizi Gratis 3B Tepat Sasaran

  • 27 Apr 2026 14:21 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Pemalang – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kategori 3B berjalan tepat sasaran sebagai upaya percepatan penurunan stunting. Program ini menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD yang menjadi kelompok prioritas.

Penegasan tersebut disampaikan saat Wihaji meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pemalang. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan layanan gizi berjalan optimal, aman, serta memberikan dampak nyata terhadap tumbuh kembang anak.

“Program untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita ini sangat sensitif karena berkaitan langsung dengan kesehatan generasi masa depan. Kita cek kepastiannya, mulai dari SPPG sampai penerima manfaatnya,” ujar Wihaji dalam siaran pers, Senin, 27 April 2026.

Ia menekankan, intervensi gizi berbasis keluarga menjadi kunci dalam menekan angka stunting. Oleh karena itu, seluruh proses layanan, mulai dari distribusi hingga penerimaan manfaat, harus berjalan tanpa penyimpangan.

Wihaji juga menyoroti pentingnya peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam mendukung keberhasilan program MBG 3B. TPK bertugas melakukan pendampingan, edukasi, serta pemantauan langsung terhadap kondisi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di tingkat desa.

Menurutnya, program ini merupakan bagian dari target nasional penurunan stunting hingga 18,8 persen pada 2026 dan 14 persen pada 2029. Pemerintah pun terus memperkuat intervensi sejak masa kehamilan serta memperluas implementasi SPPG dan MBG 3B di berbagai daerah.

“MBG 3B bukan sekadar distribusi makanan. Layanan negara yang harus dijaga kualitasnya melalui pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Wihaji juga melihat langsung kondisi keluarga kategori risiko stunting (KRS) yang masih menghadapi tantangan, terutama terkait hunian dan sanitasi. Hal ini dinilai membutuhkan intervensi berkelanjutan melalui layanan gizi dan pendampingan keluarga.

Peninjauan dilakukan bersama pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah(Forkopimda). Hal ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai sasaran, khususnya bagi kelompok prioritas.

Hingga 31 Maret 2026, Kabupaten Pemalang tercatat memiliki 137 SPPG, dengan 84 unit di antaranya melayani program MBG 3B. Program ini telah menjangkau 3.762 ibu hamil, 10.920 ibu menyusui, serta 26.974 balita non-PAUD sebagai penerima manfaat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....