Zulhas Sebut Jateng Juara MBG, Sentuh 9,6 Juta Penerima

  • 03 Mar 2026 22:16 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menyebut Jawa Tengah sebagai juara nasional dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga akhir Februari 2026, penerima manfaat di provinsi ini telah menyentuh sekitar 9,6 juta orang atau 96,98 persen dari total sasaran.

Pernyataan itu disampaikan saat Rapat Koordinasi Penyelenggaraan MBG di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa 3 Februari 2026. Rapat turut dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana serta para kepala daerah se-Jawa Tengah.

Berdasarkan data mutakhir, potensi sasaran MBG di Jawa Tengah mencapai 9.639.459 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.348.898 orang telah menerima manfaat, meliputi siswa TK hingga SMA, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Zulkifli menilai capaian tersebut menjadikan Jawa Tengah sebagai indikator kunci keberhasilan program nasional. Ia menyebut, keberhasilan di provinsi ini menjadi tolok ukur suksesnya implementasi MBG di seluruh Indonesia.

“Rupanya Jawa Tengah ini semua juaranya. Juara MBG, Kopdes dan juara Swasembada Pangan,” ujarnya.

Menurutnya, MBG bukan sekadar program pemberian makan bergizi, tetapi strategi besar membangun sumber daya manusia sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat. Dengan target nasional 82,9 juta penerima, kebutuhan bahan pangan seperti telur dan beras akan mendorong pergerakan sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga UMKM.

Ia juga mendorong integrasi MBG dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, BUMDes, dan pelaku usaha lokal agar manfaat ekonomi semakin luas. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga memperkuat struktur ekonomi desa.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmen mendukung penuh program prioritas nasional tersebut. Ia menyebut MBG sebagai investasi strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di 35 kabupaten/kota.

Dari sisi infrastruktur, Jawa Tengah didukung 3.741 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh daerah. Seluruh pemerintah kabupaten/kota juga telah membentuk Satgas MBG untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal.

Sebagai lumbung pangan nasional, Jawa Tengah menargetkan produksi padi 2026 sebesar 10,55 juta ton gabah kering giling. Target itu diproyeksikan meningkat 12,22 persen dibanding realisasi tahun sebelumnya guna menjamin keberlanjutan program.

"Kami siap menopang swasembada pangan nasional sekaligus memastikan keberlanjutan program MBG di Jawa Tengah,” tegasnya. (royce)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....