Legislator Kawal Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di Magelang
- 27 Feb 2026 14:29 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Magelang -Anggota Komisi IX DPR RI, Nafa Indria Urbach, menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut disampaikannya saat menggelar sosialisasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Balai Desa Gantang, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Kamis 26 Februari 2026.
Kegiatan yang melibatkan perwakilan BGN dan para orang tua siswa ini berfokus pada penjelasan mekanisme teknis pelaksanaan program di lapangan. Sosialisasi ini dimaksudkan agar masyarakat memahami prosedur distribusi gizi yang menjadi agenda prioritas pemerintah dalam pembenahan kualitas sumber daya manusia.
Dalam pertemuan tersebut, Nafa menyatakan posisinya untuk memastikan program ini tidak meleset dari target sasaran. Ia menyebut pengawalan dari legislatif diperlukan agar anggaran yang dikucurkan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Program ini sangat penting bagi masyarakat, karena merupakan bentuk dukungan penuh dari pemerintah agar anak-anak mendapatkan gizi yang cukup dan seimbang. Dengan asupan gizi yang baik, kita berharap akan lahir anak-anak yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujarnya.
Selain persoalan kesehatan, Nafa mengungkapkan, keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah akan memicu perputaran uang di tingkat desa. Ia menilai rantai pasok bahan pangan harus melibatkan warga lokal agar memberikan dampak ekonomi yang merata.
“Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Transaksi ekonomi akan berjalan di basis-basis tempat SPPG dibangun. Usaha kecil, menengah, dan mikro dapat ikut menyuplai kebutuhan dapur, mulai dari sayur-sayuran, telur, ikan hingga buah-buahan. Hal ini tentu menumbuhkan perekonomian, khususnya di wilayah Kabupaten Magelang,” jelasnya.
Melalui forum ini, Ia meminta masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga aktif memantau keberlangsungan program. Partisipasi warga dianggap krusial untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam penyaluran bantuan pangan tersebut.
Nafa juga mengajak seluruh perangkat desa dan elemen masyarakat bersinergi memantau kualitas bahan baku makanan yang masuk ke dapur umum. Langkah ini diharapkan dapat menjamin keberlanjutan program dalam jangka panjang di wilayah Magelang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....