Wali Kota Semarang Kukuhkan 42 Pemuda Jadi Benteng Pancasila
- 11 Feb 2026 16:56 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengukuhkan 42 pemuda sebagai benteng Pancasila di Kota Semarang. Mereka merupakan purna Paskibraka yang kini menyandang status Duta Pancasila Paskibraka Indonesia.
Pengukuhan digelar di Ruang Lokakrida, Gedung Balaikota Semarang, Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penanaman nilai luhur bangsa kepada generasi muda.
"Saya minta mereka agar menjadi simbol. Setiap keputusan, kalimat yang keluar (diucapkan), dan gerak-geriknya itu melambangkan dirinya sebagai seorang yang pancasilais," ujar Agustina.
Ia menegaskan para Duta Pancasila adalah pemuda pilihan dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi. Mereka diharapkan menjadi benteng ideologi di tengah derasnya arus globalisasi.
Menurutnya, para pemuda tersebut tidak hanya dituntut unggul secara akademis. Mereka juga harus memiliki empati tinggi agar pengabdian dirasakan hingga lingkungan terkecil.
"Pancasila itu kalau diperas menjadi satu kata itu adalah gotong royong. Kalau kita sudah terbiasa untuk hidup dengan berpikir dengan cara gotong royong, kita akan cenderung untuk menjalin hubungan baik dengan semua pihak, artinya kondusivitas itu menjadi nomor satu," tegas wali kota.
Agustina berharap para Duta Pancasila aktif menyebarkan pesan persatuan secara kreatif melalui media sosial. Pemerintah Kota Semarang menyatakan siap mendukung penuh seluruh program organisasi tersebut.
Ketua Umum Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Pusat, Yuslihayanti, turut hadir dalam pelantikan tersebut. Ia mengapresiasi kompetensi para purna Paskibraka yang telah melalui proses seleksi ketat.
"Dengan adanya kompetensi diri yang diberikan kepada adik-adik atau teman-teman Purna Paskibraka duta Pancasila, kami dapat mengaktualisasikannya ke kehidupan kami sehari-hari. Walaupun jumlah kami mungkin tidak banyak, hanya 30 ribu orang saat ini tapi memang kami dipersiapkan untuk menjadi teladan, role model," ungkap Yuslihayanti.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Semarang, Bambang Pramusinto, menjelaskan, organisasi tersebut menjadi wadah resmi purna Paskibraka. Organisasi ini hadir di tingkat kabupaten atau kota, provinsi, hingga pusat.
“DPPI adalah wadah interaksi dan komunikasi bagi purna-purna Paskibraka. Ini organisasi resmi, sehingga nanti akan kami fasilitasi, baik untuk koordinasi lintas stakeholder maupun kegiatan pembinaan,” ujarnya.
Di Kota Semarang, jumlah pengurus dan anggota yang telah dikukuhkan sebanyak 42 orang. Pemerintah daerah akan terus melakukan konsolidasi agar lebih banyak purna Paskibraka dapat bergabung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....