Damkar Kota Semarang Catat 20 Kebakaran Ilalang Sejak Awal Kemarau Tahun Ini
- 08 Jul 2026 15:37 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang mencatat telah menangani sekitar 20 kasus kebakaran ilalang sejak awal musim kemarau. Meningkatnya kejadian tersebut mendorong Damkar memperkuat langkah pencegahan untuk menekan risiko kebakaran yang lebih luas.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan cuaca yang semakin kering membuat api lebih mudah menyala dan cepat merambat. Kondisi tersebut membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.
"Kami menghimbau kepada seluruh warga Kota Semarang untuk waspada pada musim kemarau ini. Musim kemarau menyebabkan kondisi lingkungan menjadi lebih kering sehingga api lebih mudah menyala dan cepat menyebar," ujarnya kepada RRI, Rabu, 1 Juli 2026.
Selain kebakaran ilalang, Damkar Kota Semarang juga mencatat korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran. Masyarakat diimbau memeriksa instalasi listrik secara berkala, menghindari penggunaan stop kontak bertumpuk, serta memastikan kompor dan tabung LPG dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
Sebagai langkah pencegahan, Damkar akan menerbitkan surat edaran kepada camat dan lurah untuk diteruskan kepada masyarakat. Surat edaran tersebut berisi imbauan agar warga tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran.
"Kami akan membuat surat edaran kepada camat maupun lurah untuk disampaikan kepada masyarakat. Termasuk, mengimbau agar tidak membakar sampah dan tidak membuang puntung rokok sembarangan," kata Tantri.
Damkar juga mengimbau masyarakat menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) atau peralatan pemadaman sederhana di rumah sebagai langkah penanganan awal. Penanganan sejak dini dinilai penting karena api yang tidak segera dipadamkan dapat dengan cepat membesar dan semakin sulit dikendalikan.
Melalui edukasi kepada masyarakat, koordinasi dengan pemerintah wilayah, serta peningkatan kesiapsiagaan selama musim kemarau, Damkar Kota Semarang berharap risiko kebakaran dapat ditekan. Masyarakat juga diminta segera menghubungi layanan darurat 112 atau nomor resmi Damkar apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....