Gandeng Swasta, Lapas Semarang Ajarkan Usaha Kopi ke Warga Binaan

  • 27 Jan 2026 18:36 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang terus mendorong penguatan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan CV Sameja Pangan Indonesia.

Kerjasama dilakukan dalam bidang pengolahan dan produksi kopi sachet, yang dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026 di ruang rapat Lapas Kelas I Semarang. Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Semarang Ahmad Tohari, jajaran pejabat struktural Bidang Kegiatan Kerja, serta Direktur CV Sameja Pangan Indonesia.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperluas pembinaan berbasis keterampilan dan kewirausahaan bagi warga binaan. Kalapas Kelas I Semarang Ahmad Tohari menegaskan, kerja sama ini bagian dari komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia warga binaan yang unggul, produktif, dan berdaya saing.

“Kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada produksi semata, tetapi juga sebagai sarana pembinaan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan, etos kerja, dan jiwa kewirausahaan. Harapannya, setelah bebas nanti mereka memiliki kemampuan yang dapat menjadi bekal hidup mandiri di tengah masyarakat,” ujar Ahmad Tohari.

Melalui kerja sama ini, warga binaan Lapas Kelas I Semarang diberdayakan dalam proses pengolahan dan produksi kopi sachet bermerek Kopi L’Pane. Nama tersebut diambil dari identitas Lapas Kelas I Semarang yang lebih dikenal dengan sebutan Lapas Kedungpane.

Kopi L’Pane hadir dalam beberapa varian, di antaranya Kopi Tubruk, Kopi Tubruk Brown Sugar, Kopi Susu, dan Kopi Susu Brown Sugar. Produk Kopi L’Pane saat ini telah mulai dipasarkan dari dalam Lapas Kelas I Semarang.

Produk tersebut juga siap menerima pesanan dalam jumlah besar dari luar lapas. Inisiatif ini sekaligus menjadi bentuk nyata dukungan Lapas terhadap pengembangan produk UMKM berbasis pembinaan pemasyarakatan.

Menutup kegiatan tersebut, Ahmad Tohari menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberi dampak positif yang luas. “Kami berharap kerja sama ini dapat terus berkembang, meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian, serta membuka peluang usaha yang lebih besar bagi warga binaan," terangnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....