Arus Mudik Kudus Meningkat, 19 Ribu Kendaraan Melintas hingga Kamis Pagi

  • 19 Mar 2026 11:09 WIB
  •  Semarang

RRI,CO,ID, Kudus - Arus mudik Lebaran 2026 yang melintasi wilayah Kabupaten Kudus, mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan. Hingga Kamis 19 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 19.106 kendaraan telah melintasi jalur utama di wilayah tersebut, di mana arus dari arah Demak menuju Kudus mendominasi dengan jumlah 9.851 kendaraan.

Berdasarkan data Kepolisian Resor (Polres) Kudus, pergerakan kendaraan dari arah timur atau Pati menuju Kudus tercatat mencapai 9.255 unit, sementara arus sebaliknya dari Kudus ke arah Pati berada di angka 9.120 unit. Selain jalur lintas provinsi, terpantau sekitar 1.420 kendaraan bergerak menuju wilayah Kabupaten Jepara maupun melakukan mobilitas di dalam area perkotaan Kudus.

Meskipun terjadi lonjakan volume kendaraan, kondisi lalu lintas di sepanjang jalur pantura Kudus dilaporkan masih terpantau lancar dan terkendali hingga pagi ini. Data di lapangan menunjukkan rata-rata kendaraan yang melintas mencapai 796 unit per jam, yang menandakan arus masih mengalir tanpa adanya hambatan berarti atau kemacetan panjang.

Guna memastikan kelancaran arus mudik, Polres Kudus menyiagakan personel di sejumlah titik strategis melalui gelaran Operasi Ketupat Candi 2026. Penjagaan ketat dilakukan di berbagai Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) yang tersebar di titik-titik rawan untuk memantau setiap dinamika pergerakan kendaraan yang masuk maupun keluar wilayah.

Selain penempatan personel di pos tetap, tim urai kemacetan dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kudus juga disiagakan secara mobile untuk mengantisipasi potensi kepadatan mendadak. Kasatlantas Polres Kudus, AKP Royke Noldy Darean, mengonfirmasi bahwa situasi di lapangan hingga siang hari ini masih berada dalam batas normal dan terpantau kondusif.

“Arus lalu lintas masih lancar, namun kami memprediksi volume kendaraan akan terus meningkat mendekati puncak arus mudik,” ujarnya Kamis 19 Maret 2026..

Menurutnya, sebagai bentuk dukungan bagi para pemudik, Polda Jawa Tengah juga menyediakan layanan digital SIPOLAN (Sistem Informasi Polisi Lalu Lintas) berbasis WhatsApp untuk memantau kondisi jalan secara real-time. Kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik selama berkendara, serta tidak ragu memanfaatkan pos pelayanan yang tersedia untuk beristirahat.(Rk)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....