Menteri PUPR Soroti KM 57 dan KM 62 sebagai Titik Rawan Kemaceten

  • 28 Mar 2026 13:43 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Arus mudik dan balik
  • Evaluasi jalur tol
  • Evaluasi rest area tol trans jawa

RRI.CO.ID, Semarang– Menteri Pekerjaan Umum (PU) menyoroti kondisi rest area jalan tol sebagai salah satu penyebab utama kepadatan saat arus mudik Lebaran 2026. Hal ini disampaikan saat kunjungan kerja di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Sabtu 28 Maret 2026.

Dalam evaluasinya, Menteri PUPR menegaskan bahwa rest area KM 57 dan KM 62 menjadi titik paling krusial yang perlu segera dibenahi. Kedua lokasi tersebut dinilai kerap menimbulkan antrean panjang akibat akses masuk yang terlalu sempit.

“Masalah utama kemarin ada di rest area KM 57 dan KM 62. Jalur masuknya sempit, sehingga terjadi penumpukan kendaraan yang sebetulnya bisa dihindari,” ujarnya.

Sebagai langkah perbaikan, Kementerian PUPR akan membentuk tim khusus untuk melakukan penataan ulang terhadap kedua rest area tersebut. Hal ini setelah periode arus mudik dan balik selesai.

Penataan akan difokuskan pada: Perluasan dan rekayasa akses keluar-masuk kendaraan, Pengaturan sirkulasi kendaraan di dalam rest area, Optimalisasi kapasitas parkir. Langkah ini diharapkan mampu mengurai kepadatan yang selama ini terjadi, khususnya pada momen libur panjang seperti Lebaran dan Natal-Tahun Baru.

“Kita tata ulang supaya ke depan tidak ada lagi penumpukan di rest area, minimal di KM 57 dan KM 62,” tegasnya.

Selain dua titik tersebut, Menteri PUPR juga menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap rest area lain, terutama yang memiliki kapasitas terbatas namun menanggung beban kendaraan tinggi. Rest area dengan kategori ini akan ditata secara bertahap agar tidak lagi menjadi titik hambatan di jalan tol.

Menurutnya, penumpukan kendaraan di rest area tidak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama jika antrean meluas hingga badan jalan tol.

Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan jalan tol, khususnya saat terjadi lonjakan kendaraan pada musim mudik dan arus balik.

Menteri PUPR berharap, dengan penataan yang lebih baik, Arus kendaraan tetap lancar, Pengguna jalan dapat beristirahat dengan nyaman, Risiko kemacetan dan kecelakaan dapat ditekan. "Kalau kita bisa tata dengan baik, saya yakin ke depan tidak ada lagi antrean panjang di rest area,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....