Arus Mudik di Terminal Jati Kudus Stabil, Lonjakan Diprediksi saat Arus Balik

  • 19 Mar 2026 11:05 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kudus - Aktivitas kedatangan pemudik di Terminal Induk Jati Kabupaten Kudus, terpantau masih stabil dan cenderung landai pada Kamis pagi. Hingga Kamis 19 Maret 2026 pukul 07.00 WIB, tercatat jumlah armada bus yang masuk mengangkut pemudik mencapai 41 unit dengan total kedatangan penumpang sebanyak 724 orang.

Angka tersebut menunjukkan sedikit penurunan jika dibandingkan dengan data kedatangan pada Rabu 18 Maret 2026 kemarin. Pada hari sebelumnya, tercatat ada 43 armada bus yang tiba di terminal dengan membawa total penumpang sebanyak 995 orang.

Kepala Terminal Induk Jati Kudus, Eli Risandi mengungkapkan bahwa setiap tahunnya persentase kedatangan pemudik di terminal ini memang tidak terlalu melonjak tajam. Hal ini disebabkan masyarakat memiliki banyak alternatif moda transportasi lain menuju Kudus.

“Untuk di terminal Jati Kudus biasanya arus mudik hanya ada peningkatan 20 persen dan tidak lebih dari itu. Ini termasuk masih landai dan mulai ada peningkatan sejak sepekan yang lalu,” kata Eli Risandi saat dikonfirmasi, Kamis 19 Maret 2026.

Menurut Eli, lonjakan signifikan biasanya justru terjadi pada periode arus balik, di mana terminal akan dipadati penumpang yang hendak kembali ke Ibu Kota. Ia memprediksi jumlah bus yang diberangkatkan dari Kudus menuju Jakarta dan sekitarnya bisa menembus angka 100 armada lebih.

Terkait harga tiket, Eli menegaskan, pemerintah tidak mengumumkan untuk kenaikan terkait harga tiket. Namun dia menghimbau kepada para agen bus di Kudus, agar tidak menaikkan harga tiket ugal – ugalan. Walaupun ini momen setahun sekali, Eli meminta agar harga tiket dijual dengan kenaikan yang wajar dan tidak memberatkan masyarakat.

Sementara salah satu pemudik yang akan melakukan mudik ke Jakarta, Adit (20) mengaku untuk tiket bus ke Jakarta jelang lebaran ini ada kenaikan. Biasanya kata dia, harga tiket bus executive class hanya Rp. 260.000 kini menjadi Rp. 300.000.

“Saya ke Jakarta bersama ayah, ibu, kakek dan nenek berangkat pagi ini jam 10.00 WIB. Kalau berangkat H-1 kuatirnya malah harga tiket lebih mahal,” ujar Adit warga Desa kutuk Kecamatan Undaan, Kudus.

Adit berharap agar perusahaan bus memperhatikan keselamatan para penumpang dan tidak hanya menaikkan harga tiket saja. Apalagi momen lebaran, bus seringkali putar balik dengan kondisi pengemudi yang tentu saja sudah kelelahan. (RK)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....