Ramp Cek Angkutan Umum, Satu Bus Gunakan Ban Retak
- 03 Mar 2026 17:34 WIB
- Semarang
KBRN, Rembang - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rembang bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres setempat melakukan pemeriksaan kelaikan angkutan umum (ramp check) di Terminal Rembang, Selasa, 3 Maret 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Belasan kendaraan diperiksa dalam kegiatan tersebut, meliputi bus antarkota antarprovinsi (AKAP), kendaraan travel pariwisata, hingga bus jurusan Sarang–Tayu. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu kendaraan dengan kondisi ban yang dinilai tidak layak pakai.
Kepala Dishub Kabupaten Rembang, Nur Purnomo Mukdi Widodo mengatakan pemeriksaan mencakup kelengkapan administrasi dan kelaikan teknis kendaraan. Petugas mengecek kondisi lampu, sistem pengereman, ban, hingga akses pintu darurat.
“Hasil pemeriksaan akan kami sampaikan kepada perusahaan yang sudah kami data. Ini sifatnya sampling. Selanjutnya perusahaan angkutan Lebaran juga diwajibkan melakukan pengecekan mandiri terhadap armadanya, dan kami akan melakukan pengecekan lanjutan,” ujarnya.
Ia menegaskan, keselamatan angkutan penumpang selama momentum Lebaran menjadi perhatian pemerintah daerah untuk menekan potensi kecelakaan Sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang hendak mudik.
Terkait temuan ban yang tidak layak, Dishub bersama Satlantas memberikan teguran kepada pihak perusahaan untuk segera melakukan perbaikan. Ban merupakan komponen vital yang berpengaruh langsung terhadap keselamatan perjalanan.
“Ban itu sangat vital karena menyangkut keselamatan penumpang. Kami minta segera ditindaklanjuti, apalagi ada kewajiban cek fisik rutin setiap enam bulan,” tegasnya.
Sementara itu, seorang pengemudi bus yang enggan disebutkan namanya mengakui ban retak tersebut merupakan ban cadangan yang dipasang sementara akibat ban utama mengalami kebocoran. “Itu sebenarnya ban serep. Kemarin ban belakang yang masih bagus bocor, jadi kami pakai sementara, tapi belum diganti lagi,” katanya.
Salah satu pengguna angkutan umum, Ega Puspitaningtyas, berharap pemeriksaan kelaikan kendaraan dilakukan secara rutin, tidak hanya menjelang Lebaran. “Kami berharap pengecekan seperti ini rutin dilakukan karena menyangkut keselamatan banyak orang,” ujarnya. (Mif/royce)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....