Eksistensi Anyaman Bambu di Kepulauan Tanimbar

  • 16 Sep 2026 12:42 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki : Peralatan dapur tradisional berbahan dasar alami hingga kini masih memegang peranan penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Salah satunya adalah nyiru bambu, yang keberadaannya tetap dicari dan diminati warga.

Di tengah hadirnya berbagai peralatan dapur berbasis bahan modern, nyiru, alat rumah tangga tradisional yang terbuat dari anyaman bambu, ternyata masih menjadi pilihan utama masyarakat Tanimbar.

Alat ini sangat diandalkan oleh para ibu rumah tangga untuk menampi beras maupun membersihkan jagung yang telah dihaluskan sebelum dimasak.

Selain dinilai ramah lingkungan dan tahan lama, harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau. Satu buah nyiru berkualitas baik dipasarkan dengan harga lima puluh ribu rupiah.

Keberadaan alat tradisional ini tentu tidak lepas dari peran para perajin lokal yang terus berproduksi.

Salah seorang perajin nyiru di Kepulauan Tanimbar, Mama Rosa, menuturkan bahwa sistem penjualan dilakukan secara langsung dengan mendatangi pemukiman warga di berbagai daerah.

Menurut Mama Rosa, wilayah yang rutin menjadi sasaran penjualannya antara lain Desa Olilit Timur dan Desa Olilit Barat. Langkah penjemputan bola ini mendapat respons positif dari masyarakat lokal yang masih membutuhkan peralatan tradisional untuk menopang aktivitas dapur sehari-hari.

Ketekunan para perajin seperti Mama Rosa tidak hanya menjaga roda perekonomian keluarga tetap berputar, tetapi juga menjadi bukti nyata keberlanjutan kearifan lokal Tanimbar yang terus bertahan melintasi zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....