RSUD PP Magretti Dinilai Menjawab Kebutuhan Masyarakat

  • 07 Okt 2026 12:44 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar memberikan perhatian terhadap perkembangan pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan ini dimulai dari Rumah Sakit Umum Daerah Dr. P.P. Magretti Saumlaki.

Menurutnya, beroperasinya rumah sakit tersebut. Sebagai bagian dari jawaban atas kebutuhan masyarakat Tanimbar terhadap pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan memadai.

Ia mengapresiasi pemerintah daerah yang terus melengkapi fasilitas rumah sakit serta memenuhi kebutuhan tenaga dokter spesialis. Dengan peningkatan pelayanan tersebut, masyarakat diharapkan tidak selalu harus dirujuk ke Ambon untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tertentu.

Selain sektor kesehatan dan pembangunan ekonomi. DPRD memberikan apresiasi terhadap perhatian pemerintah daerah terhadap kebudayaan Tanimbar.

Pengembangan tenun ikat Tanimbar, ukiran kayu, musik bambu, perhiasan tradisional. Serta penggunaan pakaian adat dinilai memiliki nilai penting bagi pelestarian identitas masyarakat.

Menurutnya, pengembangan budaya tidak semata-mata menjadi kegiatan pelestarian tradisi, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi para perajin dan pelaku ekonomi kreatif.

“Masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi telah menjadi pelaku ekonomi kreatif yang menghidupkan mama-mama Tanimbar dan para perajin.” ucapnya.

Ia menilai kemajuan tersebut menjadi salah satu bentuk kerja sama antara eksekutif dan legislatif. Dalam membangun daerah.

Ia menegaskan DPRD memiliki fungsi strategis. Dalam pembangunan daerah, termasuk melalui fungsi pengawasan terhadap program dan proyek pembangunan.

Keterlibatan DPRD dilakukan melalui penjaringan aspirasi masyarakat, pokok-pokok pikiran DPRD. Serta mekanisme pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di lapangan.

Menurutnya, pengawasan diperlukan agar setiap pembangunan dilaksanakan secara transparan, tepat waktu. Dan memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat.

“Pengawasan ini bertujuan memastikan bahwa setiap proyek infrastruktur dikerjakan secara transparan, tepat waktu serta memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat lokal," katanya.

Ia mengajak masyarakat turut mengawasi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang telah berjalan selama 27 tahun. Kritik dan saran dari masyarakat, menurutnya, merupakan bagian penting dalam memperbaiki penyelenggaraan pemerintahan.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, dalam pidatonya mengatakan peringatan HUT ke-27 bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum. Untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....