Dua Armada Bakal Layani Rute ke RSUD Magretti

  • 11 Jun 2026 06:17 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CI.ID, Saumlaki - Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Tanimbar bakal mengoperasikan layanan angkutan umum menuju RSUD dr. P.P. Magretti Lauran hingga Desa Bomaki dan Desa Ingei, Kecamatan Tanimbar Selatan, mulai Senin mendatang.

Langkah ini ditempuh guna memperluas akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung mobilitas tenaga kesehatan, pasien, pelajar, aparatur sipil negara (ASN). Serta masyarakat umum dengan tarif yang terjangkau.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Agustinus Songupnuan mengatakan trayek baru ini sebagai tindak lanjut dari arahan Bupati Kepulauan Tanimbar setelah evaluasi pembangunan daerah pada awal tahun 2026.

“Pak Bupati meminta kami segera menyiapkan trayek yang dapat membantu masyarakat, terutama pasien, tenaga medis, anak sekolah, dan warga Bomaki yang membutuhkan transportasi dengan biaya yang lebih ringan,” katanya Jumat (05/6/2026).

Untuk mendukung trayek baru ini. Dinas Perhubungan telah menyiapkan dua armada yang sebelumnya mengalami kerusakan dan kini telah diperbaiki.

Dua Armada yang bakal dioperasikan terdiri atas satu unit bus berkapasitas 30 penumpang. Selain itu, satu unit minibus berkapasitas 20 penumpang.

Songupnuan menyebut, layanan transportasi tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan tetapi juga melayani masyarakat yang bermukim di Desa Bomaki, kawasan rumah susun, perumahan pemerintah maupun masyarakat umum lainnya.

Berdasarkan hasil survei Dinas Perhubungan, ketersediaan angkutan umum pada rute Bomaki masih sangat terbatas. Akibatnya, sejumlah pelajar kerap mengalami keterlambatan karena kesulitan transportasi.

“Kami melihat kebutuhan masyarakat cukup tinggi. Karena itu satu kebijakan ini sekaligus melayani tenaga medis, pasien rumah sakit, anak sekolah, ASN, dan masyarakat umum,” ujarnya.

Untuk trayek baru ini, Pemerintah daerah menetapkan tarif sementara sebesar Rp4.000 per perjalanan. Bagi masyarakat umum.

Rute akan dimulai dari kawasan Tanimbar Raya di depan Pasar Ngrimase, melintasi sejumlah titik pemberhentian hingga Pasar Omele Sifnana. Selain itu, kawasan RSUD dr. P.P. Magretti Lauran, dan berakhir di Desa Bomaki.

Sementara itu, tarif bagi pelajar masih dalam kajian. Namun diperkirakan tarif tersebut akan jauh lebih rendah tarif umum.

Songupnuan menjelaskan salah satu alasan utama pembukaan trayek tersebut adalah tingginya biaya transportasi yang selama ini harus ditanggung tenaga kesehatan. Dalam sehari, sebagian tenaga medis harus mengeluarkan biaya hingga Rp40.000 untuk perjalanan pulang-pergi.

Melalui layanan transportasi baru ini, biaya perjalanan diharapkan dapat ditekan secara signifikan. Sehingga membantu meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan.

Dinas Perhubungan belum menerapkan sistem tiket atau karcis karena keterbatasan anggaran operasional. Sebagai alternatif, petugas akan ditempatkan di sejumlah titik pemberhentian guna melakukan pencatatan jumlah penumpang dan pengawasan pendapatan.

Karena keterbatasan anggaran bahan bakar, operasional armada akan difokuskan pada jam-jam sibuk masyarakat. Jadwal pelayanan sementara ditetapkan pada pukul 06.00–09.00 WIT, pukul 12.00–15.00 WIT, dan pukul 17.00–19.00 WIT.

Dinas Perhubungan berharap layanan baru tersebut dapat membantu memperlancar akses masyarakat menuju RSUD dr. P.P. Magretti Lauran. Sekaligus mendukung peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....