Korban Hilang Di Desa Lermtang Ditemukan Meninggal Dunia

  • 04 Jan 2026 20:09 WIB
  •  Saumlaki

KBRN, Saumlaki : Upaya pencarian intensif yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Lermatang, Bripka Mario Uren bersama warga membuahkan hasil. Karel Boyke Kelbulan (64) yang dilaporkan hilang sejak Jumat lalu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan laut Batu Layar, Desa Lermatang pada, Sabtu (03/01/26).

Peristiwa bermula pada hari Kamis, tanggal 01 Januari 2026 saat korban mengikuti kegiatan ibadah pantai bersama. Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Lermatang di pesisir pantai panjang.

Kegiatan ini tepatnya di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Rombongan sempat bermalam di lokasi menggunakan tenda.

Selanjutnya pada hari Jumat, tanggal 02 Januari 2026 sekitar pukul 08.00 WIT, korban masih terpantau mengikuti kegiatan makan bersama. Namun, pada pukul 09.00 WIT, korban sudah tidak terlihat lagi di lokasi rombongan.

Rekan jemaat saat itu berasumsi. Bahwa korban telah kembali ke Desa lebih awal melalui jalur pesisir.

Kekhawatiran muncul setelah pihak keluarga tidak menemukan keberadaan korban di Desa hingga pukul 18.00 WIT. Pencarian tahap awal dilakukan keluarga dan beberapa warga pada Jumat malam hingga pukul 24.00 WIT dengan menyisir pesisir pantai menuju pasir panjang, namun tidak membuahkan hasil.

Karena belum ditemukan, pencarian tersebut dihentikan dan dilanjutkan pada keesokan harinya. Kemudian pada Sabtu pagi, tanggal 03 Januari 2026, Bhabinkamtibmas Desa Lermatang Bripka Mario Uren memimpin langsung pencarian korban bersama keluarga dan warga Desa setempat.

Berdasarkan laporan yang diterima, sekitar pukul 11.05 WIT, tim pencarian yang terdiri dari para saksi Mesak Kulalean, Fredrik Laratmase, Efraim Batmetan dan Stenly Lamere akhirnya berhasil menemukan korban di lokasi laut batu layar. Korban ditemukan dalam keadaan terapung tengkurap dan sudah meninggal dunia.

Setelah korban ditemukan, Bhabinkamtibmas bersama warga langsung dengan segera melakukan evakuasi jenazah ke rumah duka. Penyebab kematian masih belum diketahui.

Namun, berdasarkan keterangan keluarga, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit stroke ringan, darah tinggi dan hipertensi. Keluarga menyatakan untuk menerima kejadian ini sebagai musibah dan langsung melakukan pemakaman.

Bhabinkamtibmss yang merupakan Bhabinkamtibmas Desa Latdalam menyampaikan apresiasinya atas kesigapan warga. Dalam membantu proses pencarian.

Tak hanya itu, Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada serta memperhatikan kondisi kesehatan diri maupun keluarga. Saat beraktivitas di area terbuka dan pesisir pantai.

Kapolsek Tanimbar Selatan Iptu Herpin Sima dalam keterangannya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah tersebut. Kapolsek juga mengapresiasi Bhabinkamtibmas dan masyarakat yang secara sukarela membantu pencarian sejak awal hingga proses evakuasi dilakukan.

“Penemuan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara Bhabinkamtibmas dengan keluarga dan masyarakat setempat,” ungkapnya pada, Minggu (04/01/26) pagi.

Kapolsek menambahkan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah-tengah masyarakat. Merupakan salah satu wujud nyata respons cepat Polri dalam membantu warga yang mengalami musibah.

Menutup pernyataannya, Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area pantai. Terutama bagi warga yang memiliki riwayat kesehatan khusus, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....