Orang Tua Keluhkan Beban Mengajar Anak Selama BDR
- 21 Sep 2026 19:55 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Pelaksanaan Belajar dari Rumah (BDR) masih menjadi tantangan bagi orang tua, terutama dalam mendampingi siswa kelas 1 yang belum sepenuhnya lancar membaca. Guru SD Negeri 8 Sanggau, Rifi Alfira mengatakan, sekolah berupaya menyesuaikan tugas agar tetap dapat dikerjakan siswa tanpa menambah beban keluarga di rumah.
“Untuk tugas-tugas itu mereka tidak mengeluh, tapi mereka menyarankan agar tugas jangan terlalu memberatkan. Kami sebagai guru juga menyesuaikan, apalagi murid kelas 1 ada beberapa yang belum lancar membaca,” ujar Rifi Alfira, Senin 21 September 2026.
Untuk membantu kemampuan membaca siswa, guru memberikan tugas sederhana yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak. Salah satunya melalui tugas membaca yang kemudian direkam dalam bentuk video dan dikirimkan kepada guru.
“Kita biasakan mereka untuk tugas-tugasnya membaca, kemudian divideokan, sedikit walaupun tidak banyak. Jadi anak-anak tetap mengerjakan tugas, tapi tugasnya tidak memberatkan,” katanya.
Menurut Rifi, keluhan orang tua lebih banyak berkaitan dengan proses pendampingan anak selama belajar di rumah, bukan pada tugas yang diberikan sekolah. Orang tua berharap BDR tidak berlangsung terlalu lama dan pembelajaran dapat kembali dilakukan di sekolah setelah kondisi memungkinkan.
“Orang tua berharap BDR ini akan berakhir dengan cuaca yang semakin membaik. Mereka juga merasa berat untuk mengajar anak-anaknya di rumah, karena menurut mereka lebih mudah kalau anak belajar di sekolah,” ungkapnya.
Ia menilai, pendampingan belajar di rumah menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua, terutama ketika menghadapi siswa kelas 1 yang masih membutuhkan banyak arahan dalam belajar. Karena itu, sekolah terus berupaya menjaga agar tugas BDR tetap sederhana, terukur, dan sesuai kemampuan siswa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....