Kabut Asap Menebal, Orang Tua Khawatirkan Kesehatan Balita
- 29 Agt 2026 16:33 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Sanggau - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang semakin tebal mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Kabupaten Sanggau. Kondisi ini terutama dirasakan para orang tua yang khawatir terhadap kesehatan anak balita akibat paparan asap.
Salah seorang warga Sanggau, Muhazirin, mengatakan kabut asap yang semakin pekat membuat dirinya lebih waspada saat membawa anak beraktivitas di luar rumah. “Sebagai orang tua tentu kami khawatir, apalagi anak masih balita dan daya tahan tubuhnya belum seperti orang dewasa,” sambungnya, Sabtu 29 Agustus 2026.
Muhazirin mengaku kondisi asap membuat aktivitas anak di luar rumah harus dikurangi untuk menghindari paparan udara yang tidak sehat. Ia juga berupaya memastikan anak lebih banyak berada di dalam rumah ketika kabut asap terlihat semakin tebal.
“Kalau asapnya tebal seperti ini, kami memilih membatasi anak keluar rumah dan lebih memperhatikan kondisi kesehatannya,” katanya.
Ia berharap kondisi kabut asap dapat segera ditangani sehingga masyarakat, khususnya anak-anak, tidak terus-menerus terpapar asap. Muhazirin juga meminta masyarakat ikut mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran yang dapat memperburuk kondisi udara.
“Kalau anak mulai batuk atau terlihat tidak nyaman karena asap, tentu kami langsung lebih waspada dan berusaha menjauhkannya dari paparan asap,” ucapnya.
Dia berharap penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan menyeluruh agar kabut asap segera berkurang. Kondisi udara yang lebih bersih dinilai penting untuk menjaga kesehatan seluruh masyarakat, terutama balita dan kelompok rentan lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....