Mau Kaya? Bukan ASN Karirnya

  • 04 Sep 2026 18:48 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) masih kerap dipandang sebagai pekerjaan yang menawarkan keamanan finansial dan kehidupan yang nyaman hingga masa pensiun. Namun, Haidar Ramananda, Arsiparis Kementerian UMKM, mengingatkan generasi muda agar tidak menjadikan keinginan untuk kaya sebagai alasan utama ketika memilih jalur pengabdian sebagai ASN.

Pemuda asal Kalimantan Barat tersebut mengatakan, keputusan menjadi ASN perlu dibarengi pemahaman mengenai tanggung jawab dan orientasi pelayanan kepada negara. Menurutnya, mereka yang ingin mengejar kekayaan sebaiknya mempertimbangkan jalur lain yang lebih sesuai dengan tujuan tersebut.

“Jadi ASN jangan mengharap kaya, kalau memang tujuan utamanya ingin kaya ya mungkin lebih baik jadi pengusaha. Karena ASN itu kan lebih kepada pelayanan, pengabdian kita kepada negara,” ujar Haidar dalam Obrolan Sore Ceria RRI Pro 2 Sanggau, Jumat, 4 September 2026.

Dijelaskan, pekerjaan ASN tidak sesederhana anggapan sebagian masyarakat yang melihatnya hanya sebagai pekerjaan dengan penghasilan tetap dan rutinitas yang relatif aman. Di balik status tersebut, ASN tetap memiliki tanggung jawab untuk menjalankan tugas, memberikan pelayanan, serta berkontribusi terhadap perbaikan pemerintahan.

Dikatakan, tantangan dalam menjalankan tugas sebagai ASN juga menuntut seseorang untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak berhenti belajar. Menurutnya, lingkungan pemerintahan memiliki banyak pekerjaan dan persoalan yang membutuhkan orang-orang yang kompeten untuk menyelesaikannya.

“Kalau kita jadi ASN itu ya harus terus belajar, kemudian menikmati prosesnya, karena memang kita bekerja untuk melayani dan memberikan yang terbaik untuk negara,” katanya.

Haidar menilai persepsi masyarakat terhadap ASN juga perlu dilihat secara lebih utuh karena masih terdapat stereotip bahwa ASN hanya bekerja santai dan tidak memiliki beban pekerjaan yang besar. Padahal, di lingkungan pemerintahan terdapat berbagai tugas, mulai dari rapat, pembahasan kebijakan, penyusunan regulasi hingga pekerjaan teknis sesuai bidang masing-masing.

"Menjadi ASN bukan semata-mata mengejar status atau kenyamanan pekerjaan, tetapi juga kesempatan untuk terus belajar sekaligus memberikan manfaat melalui pelayanan kepada masyarakat dan negara," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....