Karate Anak Bentuk Emosi, Disiplin dan Prestasi
- 04 Sep 2026 15:41 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID,Sanggau - Karate tidak hanya menjadi olahraga bela diri untuk melatih kemampuan mempertahankan diri, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter anak sejak usia dini. Latihan yang dilakukan secara rutin dapat membantu anak mengelola emosi, membangun kedisiplinan, meningkatkan kepercayaan diri, serta membentuk mental yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Anak kita ajarkan untuk menjaga emosi, tidak mudah terpancing, dan memahami bahwa kemampuan bela diri bukan untuk menunjukkan kehebatan, tetapi bagaimana mereka mampu mengendalikan diri,” ujar Noverawati, Pelatih INKAI Sanggau, dalam Dialog sanggau Menyapa RRI Sanggau, Jumat 4 September 2026.
Menurutnya, proses latihan karate juga membiasakan anak mengikuti aturan, menghormati pelatih, menghargai sesama teman, serta bertanggung jawab terhadap setiap latihan yang dijalani. Kebiasaan tersebut dinilai penting karena kedisiplinan yang terbentuk di tempat latihan dapat diterapkan anak dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan keluarga dan sekolah.
“Di dalam latihan, anak tidak hanya belajar gerakan karate, tetapi juga belajar disiplin, mengikuti arahan, menghargai pelatih dan teman, serta konsisten dalam berlatih,” katanya.
Noverawati menilai, kedisiplinan tersebut menjadi salah satu modal penting bagi anak untuk mengembangkan kemampuan dan mengejar prestasi di bidang olahraga maupun kegiatan lainnya. Selain membentuk kedisiplinan dan pengendalian emosi, karate juga memberikan ruang bagi anak untuk mengembangkan potensi melalui berbagai latihan dan kompetisi dan pengalaman mengikuti pertandingan dapat melatih keberanian, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus mengajarkan anak menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap yang sportif.
“Karate juga mengajarkan anak untuk menahan ego, karena mereka tidak boleh merasa paling hebat ketika menang dan tidak boleh menyerah ketika kalah. Yang kita tekankan adalah bagaimana mereka terus belajar, menghargai lawan, mengendalikan diri, dan berusaha memberikan prestasi terbaik,” ungkapnya.
Noverawati berharap orang tua terus memberikan dukungan terhadap anak yang memiliki minat di bidang karate dengan tetap mengutamakan proses pembentukan karakter. Menurutnya, kemampuan bela diri dan prestasi merupakan bagian dari hasil latihan, sementara pengendalian emosi, disiplin, kemampuan menahan ego, serta sikap menghargai orang lain menjadi bekal penting bagi anak dalam kehidupan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....