Pasar Religi Syaikhona Kholil, Simbol Berkah dan Ekonomi Rakyat Bangkalan

  • 03 Jul 2026 13:10 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Bangkalan - Kompleks makam ulama besar Syeikhona Moh Kholil bin Abdul Lathif di Bangkalan, Madura, tak hanya menjadi pusat ziarah religi yang mendatangkan ribuan peziarah setiap harinya, tetapi juga tumbuh sebagai denyut ekonomi rakyat yang hidup sepanjang tahun.

Deretan lapak dan gerobak pedagang berjejer rapi di sepanjang akses jalan menuju makam, menawarkan beragam kebutuhan mulai dari perlengkapan rumah tangga, makanan khas, hingga oleh-oleh khas Madura.

Di antara keramaian itu, lapak pisau, parang, kapak, dan alat dapur buatan pengrajin lokal menjadi daya tarik tersendiri. Produk tradisional dengan gagang kayu dan bilah besi tajam ini selalu dicari baik oleh warga lokal maupun peziarah dari luar pulau.

Selain alat pemotong, pedagang juga menyediakan perlengkapan ibadah, kebutuhan sehari-hari, hingga makanan ringan dan minuman. Tradisi pasar rakyat ini telah berlangsung puluhan tahun, tumbuh seiring tingginya jumlah peziarah, terutama pada hari libur nasional, bulan Ramadan, dan peringatan hari besar Islam.

Bagi pedagang, berdagang di kawasan makam bukan sekadar mencari nafkah, melainkan juga bagian dari pengabdian.

“Kami berdagang dengan jujur dan menjaga kualitas barang, selain untuk kepercayaan pembeli, juga karena kami merasa berada di tempat yang penuh kebaikan,” ujar Moh Hasan, pedagang yang sudah berjualan belasan tahun, Kamis 2 Juli 2026.

Warga maupun peziarah mengakui keunikan pasar ini. Harga yang terjangkau, interaksi hangat antara pedagang dan pembeli, serta nuansa budaya dan keagamaan menjadi ciri khas yang tidak ditemukan di pusat perbelanjaan modern.

Pemerintah daerah terus berupaya menjaga ketertiban dan kenyamanan kawasan, agar tetap menjadi tempat ziarah yang tenang sekaligus sumber penghidupan berkelanjutan bagi ribuan pedagang kecil. Keberadaan pasar ini menjadi bukti harmonisasi antara nilai religi, budaya, dan ekonomi masyarakat Madura.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....