Sebanyak 57 Desa di Bangkalan Terdampak Kekeringan, Dropping Air Berlanjut
- 05 Okt 2026 09:55 WIB
- Sampang
Poin Utama
- 57 desa di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, terdampak kekeringan selama musim kemarau 2026.
- BPBD Bangkalan melakukan dropping air bersih secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak.
- Distribusi air bersih akan dilanjutkan hingga akhir Oktober 2026 menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangkalan.
RRI.CO.ID, Bangkalan - Sebanyak 57 desa di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, terdampak kekeringan selama musim kemarau 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan terus melakukan dropping air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangkalan, Arif Rahman Surya Atmaja, mengatakan distribusi air bersih masih akan dilakukan hingga akhir Oktober 2026.
“Total desa terdampak kekeringan di Bangkalan ada 57 desa. Dropping air bersih masih berjalan sampai akhir Oktober,” ujar Arif. Senin, 5 Sptember 2026.
Menurutnya, anggaran penanganan kekeringan hingga saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dalam kondisi darurat.
BPBD Bangkalan juga telah menetapkan status tanggap darurat kekeringan. Selain kekeringan, BPBD turut melakukan penanganan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Untuk status sekarang menjadi tanggap darurat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan, mulai 25 September sampai 5 November,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....