Cegah Stunting, Puskesmas Pangarengan Sasar Remaja Putri lewat "Tancap Gunting"
- 04 Okt 2026 04:58 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Puskesmas Pangarengan, Kabupaten Sampang, mengembangkan inovasi Tancap Gunting atau Tanggap Cepat Pelayanan Stunting untuk memperkuat upaya pencegahan gangguan pertumbuhan anak sejak dini. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menyasar remaja putri di sekolah lanjutan dan pondok pesantren melalui pemberian tablet tambah darah.
Nutrisionis Puskesmas Pangarengan, Hurun Nisak, mengatakan pencegahan stunting tidak boleh menunggu hingga anak lahir atau sampai gangguan pertumbuhan terlanjur terjadi. Upaya tersebut harus dimulai sejak sebelum kehamilan agar risiko masalah gizi dapat ditekan.
"Penanganan stunting tidak boleh ditunggu sampai anak itu lahir atau terlambat ditangani. Kalau stunting sudah telanjur terjadi, proses pemulihannya jauh lebih berat dan butuh waktu yang sangat panjang. Dari situlah kami menggagas inovasi Tancap Gunting agar kita bisa bergerak secara cepat," ujar Hurun saat berdialog dalam program Indonesia Sehat di RRI Sampang, Jumat, 2 Oktober 2026.
Dia menjelaskan, salah satu sasaran pencegahan adalah remaja putri yang rentan mengalami anemia atau kekurangan darah. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena dapat berisiko terhadap kesehatan mereka, terutama ketika memasuki masa kehamilan.
"Untuk remaja putri di sekolah lanjutan dan pesantren, kami rutin membagikan dan mendampingi minum tablet tambah darah. Karena banyak remaja putri yang mengalami kurang darah atau anemia, yang nantinya sangat berbahaya jika mereka kelak hamil," katanya.
Hurun berharap inovasi Tancap Gunting dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan pemenuhan gizi sejak dini.
"Pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari keluarga, sekolah, tenaga kesehatan hingga masyarakat luas," ucapnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....