Warga Sampang Diimbau Tidak Bor Air dan Membakar Lahan Pasca Temuan Gas Metana

  • 30 Sep 2026 18:29 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mengeluarkan imbauan tegas kepada warga menyusul terkuaknya misteri suara gemuruh mirip aliran air di Dusun Bangsal, Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung. Berdasarkan hasil analisis Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur, suara tersebut bersumber dari gas metana yang terperangkap di rekahan tanah di area perkebunan tembakau.

Analis Kebijakan Muda Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sampang, Abdi Barri, menjelaskan bahwa temuan ini didapat setelah tim teknis ESDM Jatim melakukan pengecekan dan pengukuran menggunakan metode geolistrik. Berbekal informasi tersebut, Pemkab Sampang langsung mengambil langkah cepat berupa pelarangan aktivitas pengeboran air dan pembakaran di sekitar lokasi kejadian guna menghindari risiko bahaya bagi keselamatan masyarakat.

"Pemerintah meminta masyarakat tidak melakukan pengeboran air di sekitar lokasi. Selain aktivitas pengeboran sumur, kami juga meminta warga setempat tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran," ujar Abdi Barri, Rabu 30 September 2026.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sosialisasi mengenai bahaya gas metana ini telah disebarluaskan kepada pemerintah desa, pihak Kecamatan Kedungdung, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Imbauan tersebut dipastikan akan terus diberlakukan secara berkelanjutan mengingat pemerintah belum dapat memastikan kapan kandungan gas yang terperangkap di dalam tanah tersebut akan habis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....