Warga Sampang Kesulitan Air Diminta Ajukan Bantuan lewat Desa
- 30 Sep 2026 08:17 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang meminta masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih segera menyampaikan kebutuhan melalui pemerintah desa.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin mengatakan pengajuan melalui desa diperlukan agar kebutuhan masyarakat dapat dikoordinasikan dengan BPBD untuk mendapatkan penanganan.
"Kalau masyarakat mengalami kesulitan air bersih, bisa mengajukan melalui pemerintah desa. Nanti pihak desa berkoordinasi dengan BPBD untuk mendapatkan penanganan," kata Hozin, 30 September 2026.
Saat ini terdapat 78 desa di 12 kecamatan yang masuk kategori kering kritis. BPBD menyalurkan bantuan air secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi masing-masing wilayah.
Hozin memastikan setiap keluhan masyarakat terkait kesulitan air tetap menjadi perhatian BPBD, meski kemampuan distribusi masih terbatas.
"Kami tetap mengoptimalkan apa yang menjadi keluhan masyarakat. Kalau ada keluhan dari masyarakat terkait air bersih, akan kami tindak lanjuti untuk dilakukan pendistribusian," ujarnya.
Dalam sehari, BPBD Sampang maksimal mampu melakukan dropping enam tangki air bersih. Setiap tangki memiliki kapasitas lebih dari 5 ribu liter dan distribusinya dilakukan secara bergantian menggunakan dua armada.
BPBD Sampang juga masih mengajukan tambahan anggaran melalui perubahan anggaran kepada DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sampang untuk memperkuat penanganan kekeringan.
Masyarakat juga diimbau menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. "Penghematan dinilai penting karena kebutuhan air terus meningkat sementara sumber air dan kemampuan distribusi masih terbatas," kata Hozin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....