BPBD Sampang Minta Warga Hemat Air di tengah Kemarau Panjang

  • 21 Sep 2026 16:22 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air bersih di tengah musim kemarau. Imbauan ini disampaikan karena kebutuhan air meningkat sementara sejumlah sumber air warga mulai mengering.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, meminta masyarakat menggunakan persediaan air secara bijak dan memprioritaskannya untuk kebutuhan yang benar-benar penting.

"Imbauan kami kepada masyarakat, agar irit menggunakan air bersih dan bijak dalam menggunakan air," ujar Hozin, Senin 21 September 2026.

Menurutnya, penghematan air perlu dilakukan bersama karena kondisi kekeringan terjadi di sejumlah wilayah Sampang. BPBD mencatat terdapat 78 desa yang masuk kategori kering kritis di 12 kecamatan.

Hozin mengatakan BPBD tetap berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat melalui dropping air bersih. Namun, keterbatasan armada membuat distribusi dilakukan secara bergantian.

Dalam sehari, BPBD Sampang maksimal melakukan dropping enam tangki air bersih. Setiap tangki memiliki kapasitas lebih dari 5 ribu liter.

"Artinya ada hikmahnya, ada empati dari masyarakat. Memang harus bijak dalam menggunakan air," katanya.

BPBD juga memastikan keluhan masyarakat terkait kebutuhan air bersih tetap akan ditindaklanjuti. Warga yang membutuhkan bantuan dapat menyampaikan pengajuan melalui pemerintah desa untuk kemudian dikoordinasikan dengan BPBD.

"Di tengah kondisi ini, masyarakat diharapkan tidak menggunakan air secara berlebihan dan mulai mengatur pemakaian untuk kebutuhan minum, memasak serta keperluan rumah tangga lainnya," ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....