Armada Terbatas, BPBD Sampang Distribusikan Air Bergantian ke 12 Kecamatan

  • 21 Sep 2026 16:24 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang: Keterbatasan armada menjadi salah satu kendala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan saat ini pihaknya hanya mengandalkan dua armada untuk melakukan dropping air bersih ke wilayah yang masuk kategori kering kritis di 12 kecamatan.

"Kita punya dua armada dan digunakan secara bergantian untuk 12 kecamatan. Jadi dropping-nya memang dilakukan secara bergantian," kata Hozin, Senin 21 September 2026.

Dengan keterbatasan tersebut, BPBD tidak dapat memberikan jatah yang sama kepada seluruh desa. Dari 78 desa yang masuk kategori kering kritis, ada desa yang mendapatkan dua tangki dan ada pula yang hanya memperoleh satu tangki, disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi di lapangan.

Hozin menyebut, dalam sehari BPBD Sampang dapat melakukan dropping maksimal enam tangki air bersih. Setiap tangki memiliki kapasitas lebih dari 5 ribu liter.

Menurutnya, masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih dapat mengajukan bantuan melalui pemerintah desa. Selanjutnya, pihak desa akan berkoordinasi dengan BPBD untuk mendapatkan penanganan.

"Kami tetap mengoptimalkan apa yang menjadi keluhan masyarakat. Kalau ada keluhan dari masyarakat terkait air bersih, akan kami tindak lanjuti untuk dilakukan dropping," ujarnya.

Untuk menambah kemampuan penanganan kekeringan, BPBD Sampang masih mengajukan penambahan anggaran melalui perubahan anggaran kepada DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sampang.

BPBD mengimbau masyarakat tetap menghemat dan menggunakan air secara bijak selama musim kemarau.

"Penghematan dinilai penting karena kebutuhan air terus meningkat sementara sumber air dan kemampuan distribusi masih terbatas," ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....