Pemprov Jatim Intervensi Kekeringan di 22 Kabupaten

  • 20 Sep 2026 07:43 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menetapkan status kedaruratan kekeringan di 24 kabupaten/kota berdasarkan data BPBD Jatim.
  • Sebanyak 22 kabupaten telah menerima bantuan langsung penyaluran air bersih dari pemerintah provinsi untuk mengatasi krisis air.
  • Gubernur Khofifah Indar Parawansa menekankan bahwa kehadiran pemprov bertujuan melengkapi upaya penanggulangan yang sudah dilakukan pemerintah kabupaten/kota setempat.

RRI.CO.ID, Sampang - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat merespons darurat kekeringan yang melanda berbagai wilayah. Berdasarkan data terakhir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, sebanyak 24 kabupaten/kota telah menetapkan status kedaruratan, dan 22 kabupaten di antaranya telah menerima bantuan langsung penyaluran air bersih dari pemprov.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa kehadiran pemprov bertujuan untuk melapisi langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota setempat.

"Melalui BPBD, pemprov telah mengalokasikan anggaran Rp299,8 juta untuk 527 ritase pengiriman air bersih, serta mendistribusikan 80 tandon (kapasitas 1.200 liter) dan 210 jeriken (kapasitas 15 liter)," ucapnya, Sabtu 19 September 2026.

Adapun salah satu contoh aksi nyata, bantuan direalisasikan di Kabupaten Sampang. Bantuan air bersih disalurkan kepada 951 kepala keluarga (4.254 jiwa) menggunakan dua truk tangki berkapasitas 5.000 liter, lengkap dengan tambahan tandon.

Selain pengiriman air bersih harian, penanganan juga difokuskan pada pencarian sumber air permanen lewat pengeboran, penarikan pasokan air hingga 17 kilometer dari sumber terdekat, serta pembangunan embung dan waduk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....