Meneladani Sifat Kejujuran dan Kesabaran Rasulullah dalam Kehidupan

  • 11 Sep 2026 19:25 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Ustadz A. Rofiqi Arbain dari KUA Kecamatan Sokobanah menekankan bahwa sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW menjadi acuan utama bagi umat Islam dalam berperilaku.
  • Nabi Muhammad memiliki julukan Al-Amin yang berarti sosok sangat terpercaya karena kejujurannya, terutama ketika melakukan perdagangan sebelum diangkat menjadi Nabi.
  • Umat Islam diingatkan untuk mencontoh kejujuran dan kesabaran Rasulullah yang telah diakui sejak masa kenabian sebagai panduan hidup.

RRI.CO.ID, Sampang - Sifat-sifat mulia yang melekat pada diri Nabi Muhammad SAW merupakan acuan utama bagi umat Islam dalam berperilaku. Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sokobanah, Ustadz A. Rofiqi Arbain, mengingatkan pentingnya mencontoh kejujuran dan kesabaran Rasulullah yang telah diakui sejak zaman kenabian.

Ustadz Rofiqi menjelaskan bahwa Nabi Muhammad mendapat julukan Al-Amin atau sosok yang sangat terpercaya karena kejujurannya, terutama saat berdagang.

“Sifat jujur dan amanah inilah yang sepatutnya diterapkan masyarakat modern saat berinteraksi dengan keluarga, kerabat, maupun rekan kerja di kehidupan sehari-hari,” ucapnya, Jumat, 11 September 2026.

Selain kejujuran, kesabaran Rasulullah dalam menghadapi ujian dakwah juga menjadi pelajaran berharga. Ustadz Rofiqi menceritakan kisah ketabahan Nabi yang tidak pernah membalas dendam meski diludahi maupun dilempari batu, melainkan justru mendoakan kebaikan bagi orang-orang yang menyakitinya.

Meneladani kepribadian Rasulullah juga mencakup kepekaan beliau dalam menjaga perasaan orang lain dan menyebarkan kasih sayang.

“Dengan meniru teladan tersebut, umat Islam diharapkan dapat membangun hubungan sosial yang lebih harmonis serta terhindar dari perbuatan yang merugikan sesama,” tutupnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....