Tantangan Radio di Era Media Sosial
- 11 Sep 2026 16:29 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Dosen UIN Madura Moh. Zuhdi menekankan bahwa radio harus membangun komunikasi yang dialogis untuk tetap eksis di era media sosial.
- Tantangan utama media radio saat ini adalah mengubah peran pendengar dari sekadar audiens pasif menjadi partisipan aktif dalam proses komunikasi.
- Strategi komunikasi dialogis dianggap kunci untuk mempertahankan relevansi dan daya tarik radio di tengat dominasi platform media sosial.
RRI.CO.ID, Pamekasan - Untuk menjaga eksistensi radio di era media sosial, maka harus membagun komunikasi yang dialogis. Hal itu disampaikan Dosen Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Moh. Zuhdi.
Menurutnya, salah satu tantangan media radio di era media sosial ini adalah mengubah posisi pendengar dari audiens menjadi partisipan.
"Radio harus menyediakan ruang agar pendengar dapat berpartisipasi dalam proses produksi penyampaian pesan atau informasi," ucapnya pada RRI, Jumat, 11 September 2026.
Lanjut Zuhdi mengatakan saat ini lembaga penyiaran radio tidak bisa lagi hanya mengandalkan siaran terestrial jika ingin tetap bertahan dan relevan.
| Baca juga: Transformasi Radio di Era Digital |
"Di era saat ini radio tidak lagi menjadi audio broadcaster, tetapi harus berubah menjadi media multiplatform," katanya.
Ia menekankan, lembaga penyiaran radio harus mampu melakukan konvergensi siaran radio dan memproduksi konten positif ke media sosial.
"Serta tetap memposisikan diri sebagai wadah verifikasi dan penangkal hoaks di tengah derasnya arus informasi di media sosial, sehingga menjadi sumber informasi yang dipercaya masyarakat," ujarnya, menambahkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....