Makna Maulid Nabi: Teladani Sifat Rasulullah dalam Sehari-hari
- 10 Sep 2026 08:53 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW seharusnya tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan atau pembacaan salawat semata. Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sokobanah, Ustadz A. Rofiqi Arbain, menekankan pentingnya menjadikan bulan kelahiran Rasulullah ini sebagai ajang introspeksi diri bagi seluruh umat Islam.
Bulan Maulid yang jatuh pada 12 Rabiul Awal ini merupakan momentum tepat untuk mengukur sejauh mana kecintaan umat terhadap Nabi Muhammad SAW.
“Rasa cinta tersebut perlu dibuktikan dengan meneladani akhlak, sifat sabar, kejujuran, serta kepribadian beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya dalam Mutiara Pagi Pro 1 RRI Sampang, Kamis, 10 September 2026.
Ustadz Rofiqi menyoroti fenomena sosial di mana sebagian orang bersemangat merayakan Maulid Nabi, namun justru mengabaikan kewajiban utama seperti shalat lima waktu. Bahkan, tak jarang perayaan tersebut memicu sifat gengsi hingga memicu perselisihan antar tetangga.
“Padahal, inti ajaran Rasulullah adalah memperkuat iman dan menjaga hubungan baik sesama manusia,” katanya, menambahkan.
Umat Islam diajak untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai titik balik menuju perbaikan diri yang konsisten. Orang yang beruntung adalah mereka yang kualitas dirinya hari ini lebih baik dari hari kemarin. Peneladanan terhadap sifat teladan Rasulullah seperti jujur, sabar, dan penuh kasih sayang menjadi bukti nyata cinta kepada Nabi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....