Banjir Informasi Digital, RRI Tetap Jadi Rujukan Publik

  • 10 Sep 2026 09:02 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Di tengah derasnya arus informasi digital, radio dinilai justru semakin dibutuhkan sebagai media yang mengedepankan akurasi dan standar jurnalistik. Momentum Hari RRI pada 11 September 2026 menjadi pengingat pentingnya media yang mampu menyajikan informasi terverifikasi di tengah banjir informasi dari berbagai platform.

Ketua PWI Sampang Hanggara Pratama Syahputra mengatakan masyarakat kini memiliki banyak pilihan untuk mendapatkan informasi, terutama melalui media sosial. Namun, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan karena informasi yang beredar tidak seluruhnya melalui proses verifikasi.

"Ketika masyarakat dibanjiri informasi dari berbagai platform, kebutuhan terhadap media yang memiliki standar jurnalistik semakin besar," kata Hanggara, Kamis, 9 September 2026.

Menurutnya, radio bersama media pers lainnya memiliki tanggung jawab untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Prinsip tersebut menjadi pembeda media pers dengan informasi yang beredar bebas di media sosial.

Hanggara menilai kepercayaan publik merupakan modal utama yang harus terus dijaga radio. Kecepatan dalam menyampaikan informasi memang penting, tetapi tidak boleh mengorbankan proses verifikasi dan ketelitian dalam memastikan kebenaran sebuah informasi.

"Radio dan media pers pada umumnya memiliki tanggung jawab untuk memastikan informasi yang disampaikan itu benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Di sisi lain, perkembangan teknologi tetap harus dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan radio. Menurut Hanggara, radio kini tidak cukup hanya mengandalkan frekuensi konvensional, tetapi perlu hadir melalui streaming, media sosial, podcast, YouTube, dan berbagai platform digital.

Meski bertransformasi menjadi media multiplatform, Hanggara mengingatkan radio tidak boleh kehilangan karakter utamanya. Kekuatan suara, kedekatan dengan pendengar, kecepatan informasi, dan interaksi langsung dengan masyarakat tetap menjadi keunggulan yang harus dipertahankan.

"Teknologi harus digunakan untuk memperluas jangkauan radio, bukan malah menggantikan karakter radio," katanya.

Hanggara berharap RRI tetap menjadi salah satu pilar penting dalam ekosistem informasi Indonesia. Ia menilai tema Hari RRI, "Suara Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", memiliki makna kuat karena radio tidak hanya menyampaikan suara pemerintah atau institusi, tetapi juga harus menjadi ruang bagi suara dan aspirasi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....