Kekeringan, Forum Sampang Sehat Siap Salurkan Satu Juta Liter Air Bersih
- 08 Sep 2026 15:08 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Forum Sampang Sehat (FSS) siap menyalurkan 200 tangki atau sekitar 1 juta liter air bersih gratis untuk warga terdampak kekeringan di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Bantuan tersebut diprioritaskan untuk lima kecamatan yang dinilai menghadapi krisis air bersih akibat kemarau panjang.
Lima kecamatan yang menjadi sasaran yakni Robatal, Kedungdung, Sreseh, Tambelangan, dan Karangpenang. Dengan kapasitas sekitar 5.000 liter setiap tangki, FSS menghitung 200 tangki yang disiapkan akan menghasilkan total sekitar 1 juta liter air bersih untuk didistribusikan secara bertahap ke desa-desa terdampak.
Ketua Pegiat FSS Siti Farida mengatakan program tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Pemkab Sampang dan berbagai pihak, termasuk BUMD, perusahaan swasta, rumah sakit, fasilitas kesehatan, serta Baznas. Penyaluran perdana dilakukan di Desa Gunung Rancak, Kecamatan Robatal, dengan volume sekitar 20.000 liter.
"Untuk kali ini kami dari Forum Sampang Sehat menggandeng beberapa BUMD Kabupaten Sampang dan pihak swasta untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau," kata Farida, Senin, 8 September 2026.
Farida menyebut distribusi berikutnya akan dilakukan secara bertahap ke desa-desa yang mengalami kekeringan. Ia menegaskan bantuan tersebut diharapkan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terutama warga yang sudah lama kesulitan mendapatkan air bersih.
"Alhamdulillah, kegiatan penyaluran air bersih ini disambut antusias oleh warga, apalagi warga mengalami kesulitan air bersih sudah empat bulan," ujarnya.
Target 200 tangki menjadi pekerjaan besar FSS untuk membuktikan komitmen penanganan krisis air bersih di Sampang. Sebab, penyaluran perdana yang baru sekitar 20.000 liter masih sangat jauh dari target 1 juta liter yang dijanjikan.
Dengan kondisi kekeringan yang disebut semakin kritis akibat kemarau panjang, kecepatan dan pemerataan distribusi menjadi hal penting. Lima kecamatan sasaran membutuhkan kepastian kapan air tiba dan berapa banyak pasokan yang diterima masing-masing wilayah.
"Harapannya masyarakat bisa terbantu dengan kegiatan ini, memberikan kehidupan yang lebih baik dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Sebab, air bersih merupakan salah satu sumber kehidupan," tutur Farida.
Program tersebut pada akhirnya akan diuji bukan dari besarnya angka 1 juta liter atau 200 tangki yang dicanangkan, melainkan seberapa jauh air benar-benar sampai kepada warga yang telah berbulan-bulan menghadapi kesulitan air bersih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....