Adaptasi Digital Strategi Gaet Pendengar Muda

  • 04 Sep 2026 12:52 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Pamekasan - Perkembangan teknologi digital memaksa stasiun radio konvensional bertransformasi agar tetap relevan, khususnya dalam merangkul generasi muda. General Manager Karimata Media, Mohammad Syamsul Arifin, mengungkapkan bahwa radio kini harus menerapkan konvergensi media sosial seperti TikTok Live dan Instagram.

“Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pendengar tanpa mengikis identitas unik siaran radio,” jelasnya pada program Sampang Menyapa, Jumat, 4 September 2026.

Media sosial kini dimanfaatkan Karimata Media sebagai mitra pendukung, bukan kompetitor. Shift platform ini disesuaikan dengan pola konsumsi informasi Gen Z yang aktif di ranah digital. Kehadiran siaran langsung di platform visual juga menjadi pengingat bagi pendengar lama untuk kembali terhubung melalui akses aplikasi ponsel yang jauh lebih praktis.

Selain ekspansi pendengar, konvergensi media sosial mengubah pola interaksi dengan pengiklan. Data statistik digital seperti insight, jumlah pengikut, dan keterlibatan pengguna kini menjadi penentu nilai tawar radio di mata klien.

“Karimata Media juga menyiapkan infrastruktur digital sebagai langkah antisipasi terhadap wacana analog switch-off yang direncanakan pemerintah pada 2030,” ujarnya, mengakhiri.

Untuk menarik minat pendengar muda, Karimata Media mulai menyesuaikan format program dengan melibatkan Gen Z secara langsung. Lewat wadah ekspresi di bidang pendidikan, teknologi, hingga seni budaya, radio terus diposisikan sebagai media informasi yang adaptif sekaligus interaktif bagi generasi masa kini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....