Cuaca Menentukan Target Produksi Garam Sampang 2026

  • 01 Sep 2026 19:57 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sampang menyatakan optimisme dapat mencapai target produksi garam tahun 2026 berkat kondisi cuaca yang lebih mendukung.
  • Musim panen garam dimulai pada Juli dengan kondisi cuaca yang dinilai lebih proporsional untuk mendukung peningkatan produksi.
  • Produksi garam setiap tahun mengalami fluktuasi signifikan karena sangat bergantung pada variabilitas kondisi cuaca dan iklim.

RRI.CO.ID, Sampang – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sampang optimistis target produksi garam tahun 2026 dapat tercapai. Optimisme itu didorong kondisi cuaca yang dinilai lebih mendukung sejak memasuki musim panen pada Juli lalu.

Kepala Bidang Budidaya dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sampang M. Mahfud mengatakan produksi garam setiap tahun selalu mengalami fluktuasi karena sangat bergantung pada kondisi cuaca.

"Produksi memang fluktuatif dari tahun ke tahun, terutama dipengaruhi dukungan cuaca. Namun kami melihat sejak Juli 2026 cuacanya cukup baik sehingga kami berharap target produksi tahun ini bisa tercapai," kata Mahfud, Selasa 1 September 2026.

Menurut dia, meski pada awal musim kemarau masih sempat turun hujan, kondisi tersebut tidak terlalu mengganggu proses produksi. Pemerintah berharap cuaca tetap stabil hingga akhir musim panen.

Mahfud menjelaskan, cuaca normal menjadi faktor utama agar proses penguapan dan kristalisasi garam berlangsung optimal sehingga hasil produksi meningkat.

Selain meningkatkan kuantitas, kondisi cuaca yang baik juga akan berdampak terhadap kualitas garam yang dihasilkan petambak.

Dinas Kelautan dan Perikanan berharap musim kemarau tahun ini berlangsung normal sehingga target produksi garam Kabupaten Sampang dapat tercapai sekaligus meningkatkan pendapatan petambak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....