Mahalnya Komponen Berimbas Minimnya Perbaikan PJU di Sampang

  • 31 Agt 2026 16:47 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Tingginya kebutuhan teknis dan mahalnya suku cadang membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, kesulitan memperbaiki ribuan lampu jalan yang rusak. Dari total 1.092 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) yang padam di 14 kecamatan, alokasi anggaran pemeliharaan saat ini hanya mampu menyasar 24 unit lampu di kawasan perkotaan.

Kabid Perhubungan Darat Dishub Sampang, Moh. Chotibul Umam, membenarkan bahwasanya ribuan titik PJU milik pemerintah daerah tersebut saat ini dalam kondisi mati dan belum mendapat perbaikan optimal. Padahal, secara keseluruhan terdapat 9.859 titik PJU di Sampang, termasuk 922 titik baru yang dipasang pada tahun 2025 lalu.

Umam menjelaskan, kendala utama perbaikan terletak pada keterbatasan anggaran pemeliharaan yang hanya dipatok sekitar Rp300 juta. Dana tersebut harus dibagi untuk berbagai kebutuhan operasional, mulai dari pengadaan lampu, BBM armada petugas, hingga suku cadang modul LED.

Secara teknis, spesifikasi lampu PJU berbasis LED memerlukan komponen yang tidak sedikit. Hal inilah yang menyerap porsi anggaran cukup besar.

“Untuk modul LED itu, setiap satu lampu LED butuh tiga modul. Kami prioritaskan untuk ruas Jalan Wahid Hasyim hingga Jalan Jaksa Agung Suprapto dengan kebutuhan 72 modul LED, yang mana jumlah itu hanya mampu mencakup 24 unit lampu,” kata Chotibul Umam, Senin 31 Agustus 2026.

Kebutuhan 72 modul LED hanya untuk 24 unit lampu menunjukkan betapa terbatasnya daya jangkau perbaikan saat ini. Akibatnya, alokasi perbaikan terpaksa dipusatkan pada ruas jalan prioritas di pusat kota, sementara seribu lebih PJU rusak lainnya di wilayah luar kota terancam dibiarkan padam lebih lama hingga ada penambahan anggaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....