Disnaker Perkuat Edukasi Cegah Warga Sampang Jadi Korban TPPO
- 23 Agt 2026 15:07 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sampang memperkuat edukasi kepada masyarakat untuk mencegah praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang kerap berawal dari tawaran pekerjaan ilegal.
Kepala Disnaker Sampang, Asroni, mengatakan masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap iklan pekerjaan yang menjanjikan gaji tinggi, namun tidak memberikan informasi jelas mengenai perusahaan maupun proses penempatannya.
Menurutnya, setiap calon pekerja yang hendak berangkat ke luar negeri wajib memastikan legalitas perusahaan dan jalur penempatan. Jika masih ragu, masyarakat diminta berkonsultasi langsung dengan Disnaker.
"Kalau ragu, datang atau telepon ke Disnaker. Kami punya informasi pekerjaan luar negeri yang resmi, termasuk perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI)," katanya, Minggu, 23 Agustus 2026.
Selain membuka layanan informasi kerja, Disnaker juga meningkatkan kompetensi pencari kerja melalui berbagai pelatihan. Salah satunya program SMK Go Global yang membekali peserta dengan kemampuan bahasa Inggris dan bahasa Korea.
"Kami berharap program tersebut mampu membuka akses kerja yang legal sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas,"tuturnya.
Ia menegaskan, masyarakat tidak boleh terburu-buru menerima tawaran kerja hanya karena dijanjikan penghasilan besar. Pemeriksaan dokumen, legalitas perusahaan, dan jalur penempatan menjadi langkah penting untuk menghindari praktik kerja ilegal maupun ancaman TPPO.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....