Satgas MBG Sampang Akui Belum Punya Data Indeks Keterpenuhan Gizi Anak
- 19 Agt 2026 14:40 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Satgas MBG Kabupaten Sampang belum memiliki hasil survei indeks keterpenuhan gizi untuk mengukur dampak program makan bergizi gratis terhadap kondisi gizi anak.
- Pengukuran indeks keterpenuhan gizi direncanakan akan diupayakan pada akhir tahun 2026.
- Pengukuran tersebut diperlukan untuk memastikan bahwa makanan yang diberikan kepada penerima manfaat benar-benar memenuhi kebutuhan gizi mereka.
RRI.CO.ID, Sampang — Satgas Makan Bergizi Gratis atau MBG Kabupaten Sampang belum memiliki hasil survei indeks keterpenuhan gizi untuk mengukur dampak program terhadap kondisi gizi anak. Pengukuran tersebut direncanakan diupayakan pada akhir 2026.
Sekretaris Satgas MBG Sampang Sudarmanta mengatakan pengukuran diperlukan untuk memastikan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat benar-benar memenuhi kebutuhan gizi.
"Untuk survei indeks untuk keterpenuhan gizi sampai saat ini belum," kata Sudarmanta Kamis 19 Agustus 2026.
Menurut dia, pemerintah daerah akan mengupayakan anggaran untuk melakukan survei keterpenuhan gizi tersebut. Selain itu, Badan Pusat Statistik atau BPS juga disebut akan melakukan survei.
"Insya Allah akhir tahun diupayakan agar dianggarkan untuk disurvei pengecekannya. Kemudian dari BPS juga akan mensurvei," ujarnya.
Sudarmanta mengatakan hasil survei nantinya dapat menjadi indikator untuk mengetahui apakah standar pemberian makanan dalam program MBG sudah sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.
"Jadi tentunya ini perlu kolaborasi kepada semua pihak. Dari survei dan indikator itu nanti baru ketemu apakah standarnya ketemu atau enggak," kata dia.
Menurut Sudarmanta, evaluasi berbasis data penting agar keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari jumlah makanan yang tersalurkan atau makanan yang dikonsumsi anak. Pemerintah perlu mengetahui dampaknya terhadap pemenuhan gizi penerima manfaat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....