Distribusi Air Bersih Sampang Diundur hingga Akhir Agustus

  • 18 Agt 2026 17:02 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang — Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Sampang menunda distribusi air bersih bagi warga terdampak kekeringan. Penyaluran yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada Agustus kini diproyeksikan dimulai pada akhir Agustus 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang Fajar Arif Taufikurrahman mengatakan penundaan dilakukan karena BPBD masih menyusun jadwal dan rute distribusi air ke desa-desa prioritas.

"Rencananya distribusi dilakukan akhir Agustus ini," kata Fajar Arif, Selasa 18 Agustus 2026.

BPBD Sampang harus mengatur pengiriman karena terdapat 12 kecamatan yang masuk kategori kering kritis. Sebanyak 78 desa menjadi wilayah yang diprioritaskan untuk memperoleh bantuan air bersih.

Fajar mengatakan keterbatasan armada menjadi salah satu kendala distribusi. Saat ini BPBD hanya memiliki dua tangki, sedangkan PDAM memiliki satu tangki yang direncanakan ikut mendukung penyaluran.

"Untuk sementara ada tiga tangki," ujarnya.

Selain mengandalkan armada pemerintah, BPBD berencana menggunakan jasa tangki air lokal untuk memperluas jangkauan distribusi. Kerja sama dengan PDAM untuk pembelian air bersih juga masih dalam proses. BPBD telah menyiapkan anggaran Rp75 juta untuk kegiatan tersebut.

"Anggaran dan armada yang tersedia belum cukup memenuhi kebutuhan warga di seluruh wilayah terdampak kekeringan," katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....