Hari Kemerdekaan Dinilai Jadi Momentum Perkuat Jati Diri Budaya Madura

  • 14 Agt 2026 12:55 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang – Budayawan Sampang, R. Tumenggung Bustomi Irwan Kurniadi Jati Budoyo, menilai peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semestinya menjadi momentum memperkuat pelestarian budaya dan jati diri masyarakat Madura. Menurut dia, budaya Madura bukan warisan yang tertinggal, melainkan cerminan peradaban yang menjunjung sopan santun, budi pekerti, dan nilai-nilai luhur.

Bustomi mengatakan budaya Madura saat ini menghadapi tantangan berupa distorsi sejarah dan komersialisasi budaya. Menurut dia, sejarah dan budaya Madura kerap dipotong-potong untuk kepentingan tertentu sehingga masyarakat semakin sulit memperoleh pemahaman yang utuh tentang identitas budayanya.

"Yang mengkhawatirkan, masyarakat mulai kehilangan kebanggaan terhadap bahasa, budaya, dan nilai-nilai lokal," katanya, Jumat 14 Agustus 2026.

Ia juga menyoroti kondisi generasi muda yang dinilai mulai kehilangan arah karena minimnya figur teladan dan terbatasnya ruang untuk mengembangkan potensi. Menurut dia, masih banyak lulusan perguruan tinggi yang menganggur atau memilih bekerja di luar negeri lantaran kesempatan di daerah belum memadai.

"Dengan kondisi ini membuat potensi sumber daya manusia Madura belum dimanfaatkan secara optimal," katanya.

Bustomi mendorong pemerintah, ulama, akademisi, dan masyarakat membangun kedaulatan budaya agar pelestarian budaya tidak berhenti pada kegiatan seremonial saat peringatan kemerdekaan.

"Budaya, agama, pendidikan, dan etos kerja harus berjalan beriringan untuk memperkuat peradaban sekaligus menjaga identitas Madura di tengah arus modernisasi," ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....