Pusat Belum Menjawab Usulan Perbaikan Tujuh SD Ambruk di Sampang

  • 12 Agt 2026 10:27 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Tujuh sekolah dasar di Kabupaten Sampang mengalami kerusakan yang masuk kategori darurat dengan sebagian bangunan sudah roboh.
  • Semua laporan dan usulan penanganan telah dikirim ke pemerintah pusat namun hingga sekarang belum mendapat respons atau kepastian bantuan rehabilitasi.
  • Sekolah-sekolah yang rusak tersebar di empat kecamatan yaitu Pangarengan, Sampang Kota, Omben, dan Ketapang, dengan kondisi yang membahayakan keselamatan siswa dan guru.

RRI.CO.ID, Sampang – Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang menyatakan kerusakan tujuh sekolah dasar yang ambruk telah masuk kategori darurat. Meski seluruh laporan dan usulan penanganan sudah dikirim ke pemerintah pusat, hingga kini belum ada respons maupun kepastian bantuan rehabilitasi.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Mohammad Yusuf, mengatakan tujuh sekolah yang rusak tersebar di Kecamatan Pangarengan, Sampang Kota, Omben, dan Ketapang. Sebagian bangunan sudah roboh, sementara lainnya mengalami kerusakan berat sehingga dinilai membahayakan keselamatan siswa dan guru.

"Semua sudah kami inventarisasi dan langsung kami kirim ke pusat karena masuk kategori darurat. Namun sampai sekarang belum ada jawaban," kata Yusuf, Rabu 12 Agustus 2026.

Menurut Yusuf, Dinas Pendidikan telah berulang kali berkoordinasi dengan Direktorat SD hingga Kementerian Pendidikan untuk meminta percepatan penanganan. Namun, seluruh upaya tersebut belum membuahkan hasil.

"Itu sudah kondisi darurat dan harus segera diperbaiki. Kami juga sudah berkali-kali menghubungi pihak pusat, tetapi belum ada respons," ujarnya.

Yusuf menegaskan penanganan tidak bisa lagi ditunda karena menyangkut keselamatan proses belajar mengajar. Ia berharap pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret agar rehabilitasi sekolah yang ambruk dapat segera dilaksanakan sebelum kerusakan semakin parah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....