DPR RI-BNPB Dorong Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal
- 10 Agt 2026 08:55 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Pamekasan - Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari mengingatkan pentingnya menggali dan memanfaatkan kearifan lokal dalam upaya mitigasi bencana. Hal itu disampaikan pada Sosialisasi Penguatan Resiliensi terhadap Bencana dan Perubahan Iklim Tingkat Lokal, di Kantor Balai Desa Laden, Kecamatan Pamekasan, Minggu, 9 Agustus 2026.
Ansari menjelaskan, mitigasi bencana berbasis kearifan lokal seperti mengamati perubahan perilaku burung dan ular yang dijadikan acuan masyarakat zaman dahulu."Ketika banyak burung datang dari laut itu pertanda ada sesuatu yang tidak baik dengan laut kita. Kemudian, ketika banyak ular keluar dari hutan juga pertanda bahwa di dalam hutan sedang tidak baik-baik saja. Maka kita harus antisipasi dengan mencari ke tempat lebih tinggi atau lebih aman," ujarnya.
Selain itu, kata Ansari, membuat resapan di halaman rumah sebagai langkah mitigasi bencana banjir dan genangan serta menanam pohon untuk mengatasi kekeringan. Di samping itu, Politisi PDI Perjuangan itu juga mengajak masyarakat untuk memperhatikan peringatan dini mengenai potensi bencana alam dari BNPB atau BPBD sehingga bisa bersiap untuk mengindari bahaya dan menyelamatkan diri lebih awal.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB Nadhirah Seha Nur mengatakan kearifan lokal masih relevan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana dengan membunyikan kentongan untuk memperingatkan satu dengan yang lain.
| Baca juga: RRI Mitra Kunci Mitigasi Bencana |
"Atau kita melihat ada binatang yang keluar dari hutan itu berarti ada sesuatu yang akan terjadi, apakah itu gempa bumi, angin puting beliung dan sebaginya. Itu tanda-tanda kearifan lokal," ucapnya.
Lanjut Nadhirah mengingatkan untuk mewujudkan ketahanan bencana dibutuhkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, media massa, akademisi, dunia usaha dan masyarakat. Di samping itu, BPBD juga harus memasifkan simulasi agar masyarakat memiliki budaya kesiapsiagaan sehingga risiko korban jiwa bisa ditekan secara signifikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....