Pengurus NU akan Membuat Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan di Sampang

  • 06 Agt 2026 15:39 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Karang Penang bersama Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU menyiapkan pembangunan sumur bor untuk membantu mengatasi krisis air bersih yang melanda tujuh desa di Kecamatan Karang Penang.

Ketua MWCNU Karang Penang KH Ma'amal mengatakan, hasil rapat bersama LPBI dan pengurus desa memutuskan titik pengeboran dipindahkan ke Desa Telampel karena upaya pengeboran di wilayah terdampak kekeringan selama ini hampir selalu gagal.

"Usaha-usaha pengeboran di daerah yang mengalami kekeringan itu jarang berhasil, bahkan nyaris tidak berhasil. Karena itu kami sepakati titik pengeboran dipindahkan ke Desa Telampel," kata KH Ma'amal, Kamis, 6 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, air dari sumur bor di Desa Telampel nantinya akan disalurkan ke desa-desa yang mengalami kekeringan menggunakan mobil tangki maupun jaringan selang sesuai kondisi di lapangan.

KH Ma'amal menyebutkan, terdapat tujuh desa yang mengalami kekeringan saat musim kemarau, yakni Desa Poreh, Desa Karang Penang Oloh, Desa Gunung Kesan, Desa Karang Penang Onjur, Desa Bulmatet, sebagian dusun di Desa Telambah, serta Desa Blu'uran. Dari tujuh desa tersebut, wilayah yang paling parah terdampak adalah Desa Poreh, Bulmatet, Karang Penang Oloh, dan Gunung Kesan.

"Program pembangunan sumur bor itu merupakan kolaborasi Lazisnu dan LPBI NU sebagai upaya menghadirkan solusi jangka panjang bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada bantuan distribusi air bersih setiap musim kemarau," ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....