Pengertian El Nino dan Dampaknya

  • 05 Agt 2026 05:12 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID,Sampang – Fenomena El Nino kini mulai dirasakan dampaknya di wilayah Indonesia. Pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik ini mengubah pola iklim secara signifikan, membawa dampak berantai mulai dari lingkungan, pertanian, hingga kesehatan masyarakat.

Secara sederhana, El Nino adalah kenaikan suhu air laut yang berlebihan yang mengganggu pola angin dan curah hujan. Akibatnya, curah hujan di wilayah ini diprediksi turun jauh di bawah rata-rata, musim kemarau berlangsung lebih panjang, dan suhu udara terasa lebih panas hingga mencapai kisaran 32 hingga 34 derajat Celcius. Tanah menjadi gersang, retak-retak, dan banyak sumber air alami mulai menyusut bahkan mengering.

Sektor pertanian menjadi yang paling terdampak berat. Ribuan hektare lahan berisiko mengalami kekeringan, tanaman padi, jagung, dan palawija rentan layu atau mati sebelum panen. Hal ini berpotensi menurunkan hasil produksi pangan secara drastis, yang pada akhirnya dapat memicu kenaikan harga kebutuhan pokok. Tak hanya itu, peternak juga mengalami kesulitan mencari pakan ternak dan air minum.

Dampak lain yang tak boleh diabaikan adalah meningkatnya risiko gangguan kesehatan serta bahaya kebakaran lahan. Kurangnya pasokan air bersih memicu penyakit pencernaan, sementara udara panas dan berdebu mempertinggi kasus infeksi saluran pernapasan. Sementara itu, tumpukan rumput kering menjadi bahan mudah terbakar yang mengancam keamanan lingkungan sekitar pemukiman.

Meskipun datangnya El Nino tidak dapat dicegah, dampaknya dapat dikurangi dengan kesiapsiagaan bersama. Masyarakat diimbau untuk menghemat penggunaan air, menampung air hujan saat masih ada, menerapkan pola tanam yang sesuai, serta selalu memantau informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait. Semakin siap kita menghadapi, semakin kecil kerugian yang akan diterima.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....