Anggaran Droping Air BPBD Sampang Hanya Rp75 Juta, Tak Mampu Penuhi Kebutuhan Warga

  • 04 Agt 2026 15:56 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • BPBD Kabupaten Sampang mengalokasikan anggaran Rp75 juta untuk program droping air bersih pada musim kemarau 2026.
  • Nilai anggaran tersebut dinilai masih belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang mulai terdampak kekeringan.
  • Keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam pendistribusian air bersih, khususnya bagi desa-desa yang jauh dari sumber pengambilan air.

RRI.CO.ID, Sampang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang hanya mengalokasikan anggaran Rp75 juta untuk program droping air bersih selama musim kemarau 2026. Nilai tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang mulai terdampak kekeringan.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam pendistribusian air bersih, terutama bagi desa-desa yang berada jauh dari sumber pengambilan air.

"Anggaran Rp75 juta itu hanya untuk membantu masyarakat, belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan air bersih," kata Hozin, Selasa 4 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, dengan anggaran tersebut setiap desa diperkirakan hanya memperoleh satu hingga dua tangki air. Jumlah distribusi bergantung pada jarak tempuh armada karena semakin jauh lokasi tujuan, semakin besar biaya operasional yang dibutuhkan.

"Droping air akan dilakukan minggu depan. Wilayah yang masuk kategori kering kritis menjadi prioritas utama dalam pendistribusian air bersih," kata Hozin.

BPBD Sampang berharap pemerintah dapat menambah dukungan anggaran agar penanganan kekeringan lebih optimal. Tanpa tambahan anggaran, bantuan air bersih dinilai hanya bersifat sementara dan belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama puncak musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....