Slamet Junaidi: Sekolah Rakyat Jadi Investasi SDM Madura

  • 31 Jul 2026 20:57 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Bupati Sampang Slamet Junaidi mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap Sekolah Rakyat Terintegrasi sebagai investasi jangka panjang, bukan hanya akses pendidikan.
  • Program Sekolah Rakyat Terintegrasi dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul di Pulau Madura dengan menargetkan keluarga kurang mampu.
  • Peluncuran Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi dilaksanakan di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang pada Jumat, 31 Juli 2026.

RRI.CO.ID, Sampang - Bupati Sampang Slamet Junaidi mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap Sekolah Rakyat Terintegrasi. Menurut dia, program yang digagas pemerintah pusat itu bukan sekadar memberikan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia unggul di Pulau Madura.

Pernyataan tersebut disampaikan Slamet saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jumat, 31 Juli 2026.

"Jangan takut. Jangan berpikir ini hanya sekolah untuk orang miskin. Ini boarding school yang seluruh kebutuhan anak didik dipenuhi, mulai pendidikan, makan, tempat tinggal, hingga kesehatannya," kata Slamet.

Ia menjelaskan konsep Sekolah Rakyat mengadopsi sistem sekolah berasrama yang dipadukan dengan pendidikan karakter dan keagamaan. Selain mengikuti pelajaran formal, para siswa juga akan mendapatkan pendidikan berbasis kearifan lokal, mengaji, serta pembinaan akhlak.

Menurut Slamet, Pemerintah Kabupaten Sampang memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut dengan menghibahkan lahan lebih dari 10 hektare yang sebelumnya diproyeksikan menjadi kawasan stadion. Langkah itu diambil agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan pemerintah pusat.

"Kami siap mendukung seluruh program pemerintah pusat selama itu untuk kepentingan masyarakat. Tanah yang kami siapkan akhirnya dimanfaatkan untuk Sekolah Rakyat, dan hasilnya luar biasa," ujarnya.

Slamet menyebut Sekolah Rakyat Terintegrasi Sampang memiliki fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan sejumlah sekolah serupa di daerah lain. Kawasan pendidikan itu telah dilengkapi lapangan sepak bola berstandar nasional, lapangan basket, lintasan lari, jogging track, masjid, asrama, hingga ruang belajar modern.

"Saya yakin ini menjadi Sekolah Rakyat yang paling lengkap. Bukan hanya gedungnya megah, tetapi juga sarana olahraganya lengkap. Ini harus kita syukuri," ucapnya.

Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat menjadi titik awal pemerataan kualitas pendidikan di Madura. Menurutnya, kemajuan Sampang tidak akan berarti tanpa diikuti kemajuan Bangkalan, Pamekasan, dan Sumenep.

"Harapan kami bukan hanya Sampang yang maju. Madura harus maju bersama agar bisa keluar dari ketertinggalan. Pendidikan menjadi salah satu jalannya," tutur Slamet.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....